header_ads

Pria Tewas Tersengat Listrik

Pria paruh baya tewas tersengat listrik. 

Kejadian tragis menimpa Rusnano (57) bin Sugiarto, dia tewas seketika setelah tersengat aliran listrik usai memasang kabel kombinasi listrik di halaman belakang rumahnya. Bapak paruh baya warga Kampung Sinarwangi RT 05/RW 06, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari itu diketahui meregang nyawa dalam kondisi terlentang. 

Korban saat itu di temukan oleh warga yang hendak melintas dirumah korban, Minggu (26/1/2014) sekira pukul 11.00 WIB siang. Saksi mata dilokasi kejadian, Yahyat warga Tamansari yang juga Ketua RW Desa Tamansari menuturkan awal kejadiannya tersebut. 

Menurut Yahyat ketika melewati rumah korban, dirinya mendengar suara teriakan histeris dari dalam rumah korban. Ketika itu didalam rumahnya hanya ada anak kecil yang merupakan putra bungsu korban yang baru berusia 8 tahun. Penasaran mendegar teriakan itu, langsung masuk kedalam rumah korban, ketika dilihat ada seorang Bapak paruh baya sedang terlentang tak bernyawa di halaman belakang rumahnya, dengan kondisi tangan luka.

"Saya kaget pas saya masuk didalam rumahnya ada seorang bapak yang sedang terlentang dan sudah tak bernyawa. Saya lihat dirumah itu hanya ada putra bungsunya usia 8 tahun, kata warga lainnya sih keluarga korban saat itu sedang pada keluar," tutur Yahyat, ketika dimintai keterangan.

Sementara Kanitreskrim Polsek Tamansari Iptu Sutaji membenarkan adanya peristiwa nahaas tersebut. Sutaji mengatakan, sekitar pukul 11:00 Wib siang, pihaknya mendapatkan laporan dari warga, bahwa ada warga tersengat aliran listrik di rumahnya.

"Berdasarkan hasil penyelidikan korban meninggal murni tersengat aliran listrik, terlihat dilokasi kejadian ada beberapa kabel, dan terlihat luka ditangannya," kata Sutaji, kepada Berita Bogor.

Sutaji menambahkan, korban merupakan warga asli Cinere Depok yang bermukim di Jalan H. Jaeran RT 03/RW 01. Namun baru 6 bulan menjadi warga Kampung Sukajaya. Korban meninggalkan 3 orang anaknya termasuk putra bungsu yang merupakan saksi dalam peristiwa tragis tersebut.

"Korban rencana akan segera disemayamkan pihak kelurahan, namun belum tahu pasti apakah akan disemayamkan di kediamannya di daerah Cinere Depok apa di wilayahnya dia tinggal sekarang," pungkasnya. (eric)



Editor: MICHELLE

Diberdayakan oleh Blogger.