header_ads

Ru'yat Ingin Infrastruktur BBG Dipercepat

Infrastruktur BBG di Kota Bogor rencananya akan dipercepat

Guna mendukung percepatan infrastruktur BBG di wilayah Kota Bogor, Direktur Komersial PT. Gagas Energi Indonesia, Achmad Rifai menyampaikan percepatan infrastruktur BBG ini berkaitan erat dengan kenaikan BBM yang berdampak pada perekonomian masyarakat.

Hal ini disampaikan di Ruang Rapat III Balaikota Bogor, Kamis (30/1/2014), saat kegiatan Briefing Staf ini dihadiri oleh Wakil Walikota Bogor, Achmad Ru'yat dan segenap jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

"Untuk itu diperlukan solusi terbaik yang tidak memberatkan masyarakat, yaitu dengan adanya gas alam terkompresi (compressed natural gas atau CNG) yang kita kenal sebagai bahan bakar gas (BBG). BBG ini merupakan bahan bakar alternatif pengganti bensin atau solar," kata Rifa'i.

Harga BBG ini jauh lebih murah 25% - 35% dari harga bensin dan solar,sehingga harga BBG berkisar Rp. 4000/ LSP (liter setara premium) yang tentu terjangkau oleh masyarakat. Selain persoalan harga, BBG memiliki banyak keuntungan dan aman.

Pada kesempatan ini Wakil Walikota Bogor, Achmad Ru'yat, berharap pembangunan infrasruktur BBG di wilayah kota Bogor ini dapat berjalan lancar dan kedepannya mampu membantu serta meningkatkan perekonomian masyarakat kota Bogor. "Lewat percepatan ini, ada efisiensi di bidang penggunaan Pertamax sampai dengan 4 miliar rupiah," ujarnya. (eka)





Editor: Annisa


Diberdayakan oleh Blogger.