header_ads

YZA Berdzikir Untuk Perdamaian

YZA Menggelar Dzikir Akbar Untuk Perdamaian Pelajar.

Mendengar kabar buruk tentang tawuran tragis yang menghilangkan nyawa pelajar Bhakti Taruna oleh pelajar
Yayasan Zaelani Al Mansyur (YZA) beberapa bulan lalu, Gogor Sujiono alumni tahun 1997 merasa prihatin mendengar aksi tawuran yang dilakukan pelajar YZA pada akhir 2013 di Jagorawi.

Gogor Sujiono berinisiatif merekrut beberapa teman satu angkatan untuk menggelar dzikir bersama dengan tema "YZA Berdzikir Untuk Perdamaian Pelajar" yang digelar dihalaman olahraganya dikampus YZA 1, Jalan Wangun KM 9 Bogor Timur, Kamis (30//1/2014) kemarin.

YZA Berdzikir, ucap gogor, untuk menyadarkan kembali apa yang seharusnya mereka lakukan sekarang sebagai pelajar. Acara yang begitu khidmat ini mendapat respon baik dari beberapa kalangan seperti Tokoh masyarakat (tomas) setempat, Ketua Paguyuban Sindang Sari  yaitu kang Awinata, Jajaran Polsek Bogor Timur, tamu undangan dari beberapa sekolah yang hadir, para Kyai atau mubaligh acara KH. Muhammad Arifin Ilham, Habbib Hassan Al-Attas, Habbib Abddulah Assegaf, KH. Taufiqqurahman dan Moch. Entis Sutisna.

Sebelumnya diberitakan, tawuran antara siswa SMK Bhakti Taruna 1 dan SMK YZA 2 terjadi di dekat Gerbang Tol Ciawi, Kota Bogor, Rabu (4/12/2013) pukul 15.00. Tawuran itu bubar setelah Andriansyah (17), siswa kelas XII SMK Bhakti Taruna 1, roboh bersimbah darah akibat sabetan celurit dan golok siswa SMK YZA 2 di lokasi tawuran. 

Lokasi itu jaraknya sekitar 500 meter dari kediaman korban di Palasari, Sindangsari, Bogor Timur, Kota Bogor. Korban dibawa ke RSUD Ciawi yang juga dekat lokasi, tetapi ia mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan. (eric)

Sejumlah Kiai memimpin Dzikir di halaman Kampus YZA Ciawi Bogor. (30/1)




Editor: Annisa

Diberdayakan oleh Blogger.