header_ads

Lagi, Jalur Balap Liar Renggut Korban Meninggal

Kecelakaan di jalur balap liar akibatkan kerap terjadi. 

Jalur yang kerap dijadikan arena balap liar di Jalan Terusan Tegar Beriman, Sentul Babakan Madang, Kabupaten Bogor, kembali menelan korban meninggal dan luka berat. Dua motor ringsek berhasil diamankan petugas patroli 21 gabungan Polres Bogor. 

Dalam laporan Lakalantas Aipda Nurudin disebutkan berdasarkan keterangan sejumlah saksi dilokasi kejadian, kecelakaan itu melibatkan lebih dari tiga sepeda motor. Korban yang kemudian diketahui bernama Hermansyah alias Enje (45) meninggal ditempat dengan kondisi kepala bagian kanan atas pecah, mata kanan hancur, kaki dan tangan kanan patah. Sementara korban lainnya, Herry mengalami luka bocor dikepala dan terkilir pada bagian kaki kanan dan pinggang.


Kecelakaan yang melibatkan lebih dari tiga motor ini hanya mengamankan dua motor yang tergeletak dilokasi dalam kondisi rusak, sementara sepeda motor lainnya diduga disembunyikan oleh pemilik dan rekan-rekannya untuk menghilangkan jejak. "Bermula ada sepeda motor yang melintas berlawanan arah dijalur cepat, korban tak bisa menghindar saat kecelakaan terjadi dan tewas ditempat kejadian," jelasnya kepada Berita Bogor, Minggu (9/2/2014) pukul 00.15 Wib.

Iwan Setyawan (22), warga Ciluer Rt 05/06 yang melihat kondisi setelah kejadian kecelakaan mengatakan tabarakan ini membuat pengendara yang ada didepannya terpental sejauh 5 meter dan kepala korban  menghantam pembatas jalan. "Saya lihat mata kanannya masuk kedalam berlumuran darah, kayaknya sih kepalanya pecah, soalnya saya ga berani lihat dari dekat," kata iwan diamini Fuji Sanuni rekannya. 

Menurut keterangan korban luka berat, Herry (21), pemuda Gunungsari Kecamatan Citereup, kejadian bermula sepeda motor jenis Mio Vino yang telah dimodifikasi warna Merah kombinasi hitam melintas dijalur cepat dengan arah yang berlawanan. Korban meninggal yang mengendarai sepeda motor warna hitam bernomor polisi F 2598 ND berusaha menghindari motor yang berlawanan arah itu dihantam sepeda motor berwarna orange yang berada dibelakangnya bernomor polisi F 3234 MU. 

"Namun, saat dia menghindar motor Mio, justeru tersambar dari belakang dengan kecepatan lebih dari 60 km/jam oleh motor yang saya kendarai," katanya saay ditanya usai diberikan tindakan medis di RSUD Cibinong. (ice)



Editor: Annisa



. 
Diberdayakan oleh Blogger.