Klinik Dampak Asap Rokok
Kota Bogor Optimalkan Klinik Pelayanan Kesehatan Dampak Asap Rokok.
BERITA BOGOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor membuka Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dampak Asap Rokok di setiap Puskesmas. Klinik ini diperuntukkan bagi perokok pasif yang ingin mengetahui sejauh mana mereka terpapar asap rokok.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Bogor, Drg. Nanik Widiasari, ketika menerima kunjungan kerja Dinkes Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Selatan. Acara berlangsung di Ruang Rapat Tengah Balaikota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 10 pada Kamis (20/3/2014).
Kunker ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh Pemkot Palangkaraya ke Kota Bogor. Langkah ini menyusul klinik Konseling Berhenti Merokok (KBM) yang sudah lebih dulu dibentuk Dinkes Kota Bogor sejak 2010 lalu. Melalui klinik tersebut telah dilakukan pembinaan dan pelatihan KBM pada 24 personil Promosi Kesehatan (Promkes) di 24 Puskesmas di Kota Bogor yang siap membantu perokok aktif agar dapat menghentikan kebiasaan merokok.
“Pemerintah Kota Bogor berupaya memberikan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat, khususnya perlindungan dari bahaya asap rokok,“ ungkapny di hadapan rombongan kunker yang diketuai Kepala Dinkes Kota Palangkaraya, Tiur Simatupang. (eka)
Editor: Annisa
