Kemacetan Di Cileungsi Makin Parah
Pak ogah sibuk atur lalin Simpang Hingkik, kemacetan tambah parah.
Kemacetan arus lalu lintas di kawasan timur Kabupaten Bogor tak kunjung terurai, seakan pemandangan antrian panjang kendaraan pribadi dan kendaraan bertonase besar ini menjadi hal yang biasa. Sementara personil Satlantas Polres Bogor yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor nampak terbatas jumlahnya.
Dalam penelusuran, Rabu (5/3/2014), sejumlah titik disepanjang Jalan Raya Narogong - Cileungsi, dimulai dari perbatasan Desa Limusnunggal hingga fly over Cileungsi, mengalami kepadatan arus lalu lintas dengan antrian yang mencapai rata-rata lebih dari satu kilometer.
Kondisi diperparah oleh kerusakan jalan dengan lubang - lubang besar juga membuat kendaraan yang melintas harus berjalan perlahan, bahkan dapat mengancam keselamatan pengendara sepeda motor. Disamping adanya persimpangan jalan yang hanya diatur oleh pak ogah, juga dipicu sejumlah pengendara banyak yang tidak tertib dalam berlalu lintas dan saling menyerobot jalur diarah yang berlawanan.
Ironisnya disiang ini, simpang Hingkik Cileungsi tak nampak seorang petugas Satlantas yang mengatur arus lalu lintas, kecuali hanya terlihat dua orang pak ogah yang tengah sibuk mengatur lalu lintas, ditambah banyak kendaraan yang akan berbelok arah saling mendahului, sehingga kemacetan arus lalu lintas sepanjang dua kilometer dari arah timur ke barat dan arah sebaliknya tak dapat lagi terelakan.
Tak sampai disitu, di perempatan Cileungsi sekitar fly over nampak bus jurusan Bogor - Bekasi dan puluhan angkot dibiarkan parkir dibahu jalan untuk mencari penumpang. Pemandangan ini tak ubahnya terminal bayangan. Sedangkan beberapa petugas Satlantas terbatas dibantu Polmas nampak sibuk mengurai kemacetan di depan Pasar Tradisional Cileungsi yang jaraknya hanya 100 meter dari lokasi fly over.
Saat ditemui, Sekretaris Kecamatan Cileungsi, Hedi Henryana membenarkan kondisi kesemrawutan arus lalu lintas di wilayah kerjanya. "Sepanjang pagi hingga malam hari kerja dan hari libur disini selalu macet. Kita sudah laporkan ke Pemkab Bogor agar Jalan Narogong Cileungsi segera diperbaiki segera, sebab kemacetan sangat mengganggu aktifitas perekonomian warga setempat," katanya.
Dirinya juga berharap usulan pemeliharaan infrastruktur Jalan Limusnunggal sepanjang 1,6 kilometer dan usulan pelebaran Jalan simpang Fly Over Cileungsi sepanjang 10 kilometer diluluskan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor guna meminimalisir dampak kemacetan ar4us lalu lintas di wilayah timur Bumi Tegar Beriman. (ice)
Puluhan Bus dan Angkot Jadikan Simpang Fly Over Cilengsi Sebagai Terminal Bayangan.
Editor: Annisa