Longsor Kembali Telan Korban Meninggal
Tim SAR melakukan evakuasi korban longsor, Bogor Selatan, (3/3) dinihari.
Hujan deras dan terjangan angin kencang di wilayah Kota Bogor sejak Minggu (2/3) sore kemarin hingga dinihari, menimbulkan tanah longsor yang menimbun sebuah rumah dan mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia. Korban merupakan warga Jalan Sirnasari ampera RT 01 RW 14 Kecamatan Bogor Selatan.
Menurut keterangan warga setempat menyebutkan, diperkirakan Korban yang sedang mencoba untuk menidurkan anak-anaknya dikamar langsung tertimbun tanah yang tiba-tiba muncul dari atas "Kami tidak tahu persis korban sedang apa, menurut tim evakuasi korban sedang berada dikamar, lantaran posisi korban berada dikamar.
"Empat korban tewas akibat longsor diantaranya pasangan suami istri yang bernama Eman dan Piah beserta kedua anaknya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-Kanak (TK)," ucap Usep, warga Ampera, Bogor Selatan, Senin (3/3/2014) pagi.
Tak hanya itu, longsor juga terjadi di Kampung Jayasari Rt 04 Rw 05 Kelurahan Rangga Mekar Kecamatan Bogor Selatan. Didalam kejadian ini anak berusia delapan tahun tewas lantaran tertimpa tembok dan tertimbun tanah. Keluarga korban yang masih belum bisa memberikan keterangan lantaran masih shock dengan kejadian ini akhirnya diamankan dirumah saudaranya.
Warga Jayasari, Rudi menuturkann, Reza maulana (8), meninggal dunia setelah tertimpa tembokan dan tanah yang datang dari arah atas kamar dan dapur. Kondisi rumah memang tepat dibangun dibawah turap tebing yang memang rawan longsor. Reza yang hendak pulang mengaji meminta sang ibu untuk membuatkan mie instan, tak lama ibu 4 orang anak ini membuatkan untuk reza anak kesayangannya dari pasangan Mamad dan Ii, sembari menunggu mie instan matang.
Menurut penuturannya, Ii sempat keluar dari dapur yang memang menyatu dengan ruang tv, reza yang sedang asik menonton tv dengan sang ayah langsung tertimbun tanah dan pecahan tembokan atau pondasi, meninggalnya reza bocah cilik ini dikatakan rudi karena tertimpa tembokan lantaran terdapat luka dibagian kepala atas "Posisi korban saat dievakuasi warga sedang duduk layaknya orang sedang menonton televisi," papar rudi. (eric)
Editor: MICHELLE
