header_ads

Pilkades Diwarnai Insiden, Polsek Turun Tangan

Kasie Aparatur Desa BPMPD Kab Bogor Memantau Langsung Pilkades. 

Insiden yang terjadi diluar tempat pemungutan suara (TPS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di desa Bantar Kuning Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, sempat mengganggu kesibukan panitia Pilkades, Minggu (9/3/2014) siang.

Kendati demikian aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya Pilkades segera melakukan tindakan mengamankan kedua pelaku keributan yang belum diketahui latar belakang persoalannya itu.  "Saya mendapat laporan dari tim monitoring BPMPD Kabupaten Bogor yang berada dilokasi mengenai adanya insiden itu. Tapi, sekarang permasalahannya sedang diselasaikan di Polsek Cariu, dan suasana Pemilihan kembali berjalan kondusif seperti semula," kata Kepala Seksi Aparatur Desa, Hj. Evi Latifah kepada Berita Bogor.

Menurut keterangannya, pelaksanaan Pilkades di 64 desa wilayah 31 Kecaatan se Kabupaten Bogor ini harus benar - benar dilakukan pengawasan dan pengamanan secara ketat agar Pilkades menghasilkan pemimpin yang berkualitas. "Kita sebar puluhan tim monitoring dan pemantauan ke setiap TPS dan mereka harus melaporkan segera setiap perkembangan yang terjadi sekecil apapun sampai perhitungan suara usai," tambahnya.

Dilokasi terpisah, pelaksanaan Pilkades di 62 desa lainnya berlangsung kondusif, meskipun terdapat dua pelaksanaan Pilkades yang terpaksa menerapkan perpanjangan waktu pertama hingga pukul 15.00 Wib. "Pilkades di Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri dan Pilkades di Rawa Panjang Bojonggede harus memperpanjang waktu pencoblosan, sebab jumlah pemilih yang datang belum memenuhi kourum 50 plus 1, makanya diperpanjang," tambahnya.  (legos)

 
Editor: Annisa  


Diberdayakan oleh Blogger.