BPPKB Bertekad Wujudkan Generasi Muda Berkualitas
BOGOR- Segenap masyarakat wajib wujudkan sdm berkualitas.
.
BERITA BOGOR - Remaja merupakan aset bangsa dan negara yang akan meneruskan perjuangan
serta pembangunan bangsa dan negara ini, sebagai aset berharga kualitas
hidup remaja harus ditingkatkan. Secara kuantitas jumlah remaja di wilayah Kabupaten Bogor mencapai sekitar 1,3 Juta jiwa dengan berbagai
potensi maupun permasalahan yang dimiliki para remaja.
Sementara di masa remaja mulai tumbuh perkembangan kepribadian individu, untuk itulah remaja
harus mendapatkan informasi yang benar dan tepat untuk menjawab rasa
keingintahuannya itu. Melihat berbagai masalah remaja, Pemerintah
Kabupaten Bogor bersama unsur pendidikan dan kader masyarakat dipandang perlu menggiatkan Program Generasi Berencana (GenRe) melalui wadah Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R)
untuk para remaja dan wadah Bina Keluarga Remaja (BKR) untuk keluarga
yang memiliki Remaja.
Hal ini disampaikan Bupati Bogor yang diwakili Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Bencana (BPPKB) Kabupaten Bogor, Siti Nuryanti, saat sambutan pembukaan kegiatan pelatihan dan pembinaan bagi kader Pokja 1 TP-PKK dan kader Bina Keluarga bertempat di Hotel Mars, Puncak Bogor, Kamis (3/4/2014) pagi.
Secara teknis, Siti Nuryanti mengarahkan kepada para kader agar menyosialisasikannya ke tengah masyarakat terutama keluarga yang memiliki remaja agar generasi penerus di wilayah Kabupaten Bogor tumbuh sebagai sumber day manusia yang berkualitas. "Saya minta kepada para kader untuk mendorong seluruh keluarga dan remaja di pedesaan untuk memahami tentang kesehatan reproduksi, perkwinan di usia muda, bahaya narkoba dan pergaulan bebas serta pentingnya meningkatkan keimanan bagi remaja.
Secara teknis, Siti Nuryanti mengarahkan kepada para kader agar menyosialisasikannya ke tengah masyarakat terutama keluarga yang memiliki remaja agar generasi penerus di wilayah Kabupaten Bogor tumbuh sebagai sumber day manusia yang berkualitas. "Saya minta kepada para kader untuk mendorong seluruh keluarga dan remaja di pedesaan untuk memahami tentang kesehatan reproduksi, perkwinan di usia muda, bahaya narkoba dan pergaulan bebas serta pentingnya meningkatkan keimanan bagi remaja.
Siti Nuryanti menambahkan, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) yang tengah digalakan di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bogor diharapkan dapat dibentuk dilingkungan sekolah untuk menjadi wadah bagi para remaja guna saling memberi dan menerima informasi tentang berbagai ancaman dan peluang dalam kehidupannya, sehingga remaja dapat memagari dirinya dari berbagai masalah yang dapat menghancurkannya. (als) Editor: Alsabili
