header_ads

Program Perlindungan Perempuan Dan Hak Anak

BERITA BOGOR - Trafficking bukan lagi menjadi masalah nasional, sudah internasional, letak wilayah Kabupaten Bogor yang berbatasan langsung dengan ibu kota, membuat peredaran atau perdagangan orang sangat rentan terjadi.
  
Amanat Bupati Bogor yang disampaikan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor, H. Dadang Irfan mengatakan Pelatihan Pencegahan, Penanganan dan Perlindungan Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (Trafficking) bagi Ketua LPM Desa atau Kelurahan Se-Kabupaten Bogor Tahun 2014 yang diselenggarakan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bogordiharapkan ada sinergitas yang kuat. 

“Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan terbangun sinergitas yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Bogor, Kecamatan dan Desa atau Kelurahan dengan gugus tugas pencegahan dan penanganan korban tindak pidana perdagangan orang, sehingga upaya proses pencegahan dan penanganan korban Trafficking dapat dilaksanakan secara lebih komprehensif, terpadu, efektif dan efisien”, paparnya di Grand Mutiara Hotel, Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (16/4/2014).

Trafficking, lanjutnya, menjadi masalah utama yang sangat meresahkan, menggeser bahaya narkoba. Sesuai dengan visi Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju se-Indonesia, dibutuhkan beberapa element penting untuk mewujudkannya. “Permasalahan trafficking ini merupakan tugas kita bersama, bukan hanya tugas Pemerintah semata, jadi bantuan dari masyarakat sangat berarti, kita sama-sama berantas perdagangan orang” bebernya. (cj) Editor: Sunyoto


Diberdayakan oleh Blogger.