header_ads

Rumah Warga Bogor Rawan Ambruk

BOGOR - Epeng Pernah Putus Asa Rumahnya Terancam Ambruk. 
. 
BERITA BOGOR - Selama hampir 10 tahun warga miskin pria Lanjut Usia (Lansia), Epeng (62), warga Kampung Ciapus, RT 01/RW 03, Desa Suka Makmur, Kecamatan Ciomas, mendiami rumah gubuknya yang sudah rapuh.

Kesabarannya untuk menunggu bantuan dari pemerintah membuat Epeng seakan harus putus asa, dengan sesekali mengucap agar rumahnya ini segera roboh. Ucapan itu diartikan dia, agar cepat mendapatkan perhatian juga bantuan dari pemerintah. "Terkadang sudah putus asa menunggu adanya perhatian dari pemerintah. Saya berharap  pemerintah menaruh kepedulian," ungkap Epeng, Senin (14/4/2014).

Di rumah kecilnya yang berukuran, Epeng tinggal dengan seorang istri dan satu anak perempuannya, kondisi rumahnya yang memprihatinkan itu membuat dirinya dan keluarga harus rela mengungsi di rumah kerabatnya, karena setiap hari sering dihantui rasa was-was, terlebih ketika turun hujan yang bisa sewaktu-waktu bisa menyebabkan ambruk.

Keprihatinan ini, rupanya memang sudah mendapat perhatian Aparat Desa setempat beberapa waktu lalu, meski belum dapat terealisasikan, karena diwilayah desa suka makmur memang masih belum cukup bantuan untuk rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Dijelaskan Kepala Desa Suka Makmur Sri Widiarti pada tahun 2013 kemarin sudah dibangun 65 rumah untuk warga miskin, baik bantuan dari Kemenpera juga Pemkab Bogor. Namun tetap tidak cukup, karena jumlah rutilahu diwilayahnya termasuk paling terbanyak. "Mudah-mudahan tahun ini bisa mendapatkan bantuan lagi, sesuai data base, kami sudah mengajukannya untuk 125 rumah tidak layak huni, termasuk bapak Epeng yang saya pasti prioritaskan lebih dulu," pungkasnya. (eric) Editor: Annisa


Diberdayakan oleh Blogger.