Satgas Desa Tangguh Dilatih Simulasi Bencana
BERITA BOGOR - Kerjasama International Organization for Migration (IOM) dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rangka Pengurangan Resiko Bencana yang telah dicanangkan tahun lalu bukan sekedar program diatas kertas belaka.
IOM dan BPBD Kabupaten bogor selaku pelaksana teknis Pengurangan Resiko Bencana (PRB) melibatkan Tagana PMI Kabupaten Bogor kembali menggalakan Desa Tangguh Berbasis Masyarakat melalui Satgas Penanggulangan Bencana yang berasal dari unsur masyarakat desa yang bertujuan terbentuknya komunitas masyarakat untuk lebih mengenali ancaman, kerentanan terjadinya bencana di wilayah permukimannya.
Disela kegiatan Simulasi Bencana, Kasi Kedaruratan Budi Aksomo menjelaskan pihaknya akan terus menerapkan konsep desa tangguh berbasis masyarakat dengan meletakkan dasar-dasar perencanaan pembangunan berbasis pengurangan risiko bencana yang terintegrasikan dalam perencanaan pembangunan wilayah Kabupaten Bogor.
Menurutnya, kegiatan ini untuk mendorong tersedianya mekanisme legal yang memadai untuk penyelenggaraan penanggulangan bencana dan upaya pengembangan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat. "Satgas PRD Desa Tangguh dibekali penanganan awal bencana, seperti pemetaan, pertolongan pertama, dapur umum dan logistik, pengamanan lokasi bencana, dan lainnya," jelasnya.
Pelaksanaannya, lanjut Budi, di Desa Cijayanti Kecamatan babakan Madang melibatkan 30 anggota Satgas simulasi bencana banjir, Desa Cipayung Datar Kecamatan Megamendung sebanyak 40 anggota Satgas simulasi bencana longsor, dan di Kelurahan Karang Asem Barat Kecamatan Citeureup sebanyak 60 anggota Satgas simulasi bencana angin puting beliung dan banjir. "Satgas ini akan terus kita bina secara periodik agar pengurangan resiko bencana dapat terwujud di desa yang rawan bencana," katanya disela kegiatan bertempat di Wisma Cibogo, Megamendung, Selasa (22/4/2014). (cj) Editor: Alsabili
