Ekspedisi Merah Putih Siap Taklukan Himalaya
BERITA BOGOR - Team
Ekspedisi dimulai pada tanggal 12 Mei 2014 dan jika tidak ada halangan
Team akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 8 Juni 2014.
.
.
Team Ekspedisi Merah Putih Bandung Untuk Indonesia Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam Ranger STIE INABA Bandung dari
Kampus STIE INABA Bandung siap menuju perjalanan pendakian ke Puncak Island Peak pada hari Minggu 11 Mei 2014.
Deputi Direktur Walhi Jawa Barat/Koordinator FK3I PUSAT, Dedi Kurniawan,SE mengatakan saat ini tiga anggota team yang akan diberangkatkan dalam kondisi maksimal, mereka adalah dua orang anggota dari Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam Ranger STIE INABA Bandung, yaitu Iman Manahrasa dan Dukut Budiono dipandu oleh satu orang tutor dari salah satu Team Seven Summit yang pernah melakukan pendakian dilokasi yang sama.
"Setibanya di Bandara Khatmandu, team akan dibantu oleh dua orang Sherva dan tiga orang porter yang disediakan agen kami disana pada saat melakukan Pendakian. Jadwal pemberangkatan sudah final menggunakan penerbangan komersial flight dan selama perjalanan Management akan selalu update perkembangan Team pada saat melakukan Pendakian untuk mengecek segala hal baik yang bersifat teknis maupun non teknis," jelasnya saat dihubungi Berita Bogor, Minggu (11/5/2014) pagi.
Menurutnya, pendakian ke Puncak Island Peak atau dengan nama lain Imja Tse di Sagarmatha National Park pada ketinggian 6.160 mdpl (20.210 ft) oleh Team Ekspedisi dimulai pada tanggal 12 Mei 2014 dan jika tidak ada halangan Team akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 8 Juni 2014.
Team dilepas secara simbolis oleh Walikota Bandung tanggal 11 Mei 2014 pukul 17.00, kemudian team berangkat dari Kampus STIE INABA tanggal 12 Mei 2014 dini hari menuju bandra Soekarno Hatta menggunakan maskapai penerbangan Komersial Flight No DZ200 12 mei 2014 dari CGK ( 11.30 ) – KUL ( 2.30 PM ) disambung penerbangan DZ195 KUL(5.35PM) – KTM (7.45 PM ) dengan 3 mobil Landrover.
Team ini dipersiapkan secara khusus untuk melakukan pendakian selanjutnya ke puncak tertinggi pegunungan Himalaya lainnya, antara lain Puncak Evereset yang merupakan puncak tertinggi di pegunungan tersebut. Ekspedisi bukan hanya sekedar latihan aklimatisasi melainkan pula untuk mengetahui sejauh mana hubungan Pengelola Taman Nasional Sagarmatha National Park dengan Suku Sherva penduduk Asli sekitar Pegunungan Himalaya tersebut. (red)
Deputi Direktur Walhi Jawa Barat/Koordinator FK3I PUSAT, Dedi Kurniawan,SE mengatakan saat ini tiga anggota team yang akan diberangkatkan dalam kondisi maksimal, mereka adalah dua orang anggota dari Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam Ranger STIE INABA Bandung, yaitu Iman Manahrasa dan Dukut Budiono dipandu oleh satu orang tutor dari salah satu Team Seven Summit yang pernah melakukan pendakian dilokasi yang sama.
"Setibanya di Bandara Khatmandu, team akan dibantu oleh dua orang Sherva dan tiga orang porter yang disediakan agen kami disana pada saat melakukan Pendakian. Jadwal pemberangkatan sudah final menggunakan penerbangan komersial flight dan selama perjalanan Management akan selalu update perkembangan Team pada saat melakukan Pendakian untuk mengecek segala hal baik yang bersifat teknis maupun non teknis," jelasnya saat dihubungi Berita Bogor, Minggu (11/5/2014) pagi.
Menurutnya, pendakian ke Puncak Island Peak atau dengan nama lain Imja Tse di Sagarmatha National Park pada ketinggian 6.160 mdpl (20.210 ft) oleh Team Ekspedisi dimulai pada tanggal 12 Mei 2014 dan jika tidak ada halangan Team akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 8 Juni 2014.
Team dilepas secara simbolis oleh Walikota Bandung tanggal 11 Mei 2014 pukul 17.00, kemudian team berangkat dari Kampus STIE INABA tanggal 12 Mei 2014 dini hari menuju bandra Soekarno Hatta menggunakan maskapai penerbangan Komersial Flight No DZ200 12 mei 2014 dari CGK ( 11.30 ) – KUL ( 2.30 PM ) disambung penerbangan DZ195 KUL(5.35PM) – KTM (7.45 PM ) dengan 3 mobil Landrover.
Team ini dipersiapkan secara khusus untuk melakukan pendakian selanjutnya ke puncak tertinggi pegunungan Himalaya lainnya, antara lain Puncak Evereset yang merupakan puncak tertinggi di pegunungan tersebut. Ekspedisi bukan hanya sekedar latihan aklimatisasi melainkan pula untuk mengetahui sejauh mana hubungan Pengelola Taman Nasional Sagarmatha National Park dengan Suku Sherva penduduk Asli sekitar Pegunungan Himalaya tersebut. (red)