Pengawas UN SMP Harus Teliti Membaca Juknis
BERITA BOGOR - Hadapi kisruh naskah soal ujian nasional, pengawas ruang diminta membaca lebih teliti petunjuk teknis agar pelaksanaan kondusif.
Ketua
Pelaksana Ujian Nasional (UN) Tingkat SMP Kabupaten Bogor, Gada Sembada
menjelaskan pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP/MTs pada mata ujian Bahasa Indonesia
yang berlangsung hari ini, Senin (5/5/2013) pagi, dapat kembali aman tertib lancar dan kondusif. "Sebelumnya saat pengerjaan soal oleh siswa dimulai telah ditemukan naskah soal tidak seragam isi soalnya satu sama lain, sehingga para pengawas ruang sempat
bingung," terangnya kepada
Berita Bogor.
Dirinya mengaku sudah berkordinasi dengan
panitia tingkat provinsi Jawa Barat terkait persoalan ini untuk meminta arahan lebih lanjut. Panitia ujian nasional tingkat SMP/MTs tingkat Jabar menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian nasional harus terus dilanjutkan dan kepada para
pengawas ruang harus memahami dan membaca lebih teliti secara menyeluruh petunjuk teknis
pelaksanaannya.
"Pada
mulanya para pengawas ruang kebingungan, tetapi setelah
kami telepon satu persatu melalui Kepala SMP dan MTs yang ada di
Kabupaten Bogor akhirnya bisa dipahami dan kini sudah kondusif. Sedangkan untuk menyeragamkan isi soal, pengawas diminta untuk membaca seluruh soal kepada peserta ujian di sekolah masing-masing,"
jelasnya.
Pelaksanaan ujian nasional tingkat
SPM.MTs di Kabupaten Bogor yang tersebar di 20 sub rayon berlangsung di
98 SMP Negeri, 20 SMP Terbuka, 10 SMP Satu Atap, 298 SMP Swasta, dan 220
MTs. Sedangkan peserta mencapai 52.659 siswa SMP dan 22.487 siswa
MTs. (ice) Editor: Arienta
