PMI Kab Bogor Dicintai Warga
BERITA BOGOR - Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai lembaga kemanusiaan yang memperoleh pengakuan dan dicintai masyarakat, swasta dan pemerintah.
.
.
Masyarakat dan swasta diharapkan turut berperan serta secara sukarela dan ikhlas dalam aktifitas kemanusiaan bersama PMI guna terciptanya kesatuan yang utuh untuk mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang terbaik di Kabupaten Bogor.
Ketua PMI Cabang Kabupaten Bogor, Hj.Nurhayanti menyampaikan bahwa peran serta dimaksud dapat berupa donor darah, partisipasi menyukseskan bulan dana, maupun keterlibatan langsung sebagai relawan siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat), korps sukarela (KSR), tenaga sukarela (TSR) atau bagi pelajar dapat aktif dalam kegiatan Palang Merah Remaja (PMR).
Ketua PMI Cabang Kabupaten Bogor, Hj.Nurhayanti menyampaikan bahwa peran serta dimaksud dapat berupa donor darah, partisipasi menyukseskan bulan dana, maupun keterlibatan langsung sebagai relawan siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat), korps sukarela (KSR), tenaga sukarela (TSR) atau bagi pelajar dapat aktif dalam kegiatan Palang Merah Remaja (PMR).
"Pengetian relawan jelas Hj.Nurhayanti, ialah manusia yang tergerak hati nuraninya secara sukarela dan ikhlas membantu sesama melalui kegiatan kemanusiaan melalui PMI yang memberikan pelatihan dan pembinaan sekaligus fasilitas dalam pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan," jelasnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (4/6/2014) pagi.
Sejak tahun 2012, PMI Kabupaten Bogor telah membentuk program SIBAT di 11 Desa dan Kelurahan yang keanggotaannya terdiri dari masyarakat setempat dalam rangka menyukseskan program Pengurangan Resiko Bencana di wilayah rawan bencana di 29 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Disamping itu, dasar-dasar kepalangmerahan juga terus ditingkatkan dikalangan pelajar tingkat SMP dan SMA dalam kegiatan PMR disetiap sekolah.
"Saat ini PMI memiliki 200 TSR, 600 KSR, puluhan anggota SIBAT dan ribuan anggota PMR yang aktif serta jumlahnya akan terus bertambah. Sehingga, PMI selalu ada di masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Visi Misi Kabupaten Bogor Menjadi Kabupaten Termaju Di Indonesia," paparnya didampingi Wakil Ketua PMI Kabupaten Bogor Makmur Rozak.
Sedangkan untuk pihak swasta, lanjutnya, akan didorong melalui program coorporate social responsibility (CSR) yang turut berperan aktif dalam pengurangan resiko bencana, terutama di kawasan yang rentan terhadap bencana. "Selama ini CSR sudah berjalan, hanya saja masing dilakukan oleh masing-masing pengguna. Nah, tahun ini kita arahkan program CSR yang terkordinasi agar pencapaiannya menjadi tepat guna dan tepat sasaran," tambahnya.
Menurutnya, PMI Kabupaten Bogor telah meningkatkan penguatan kapasitas kelembagaan maupun organisasi, penguatan sistem, akuntabilitas, dan kapasitas pelayanan, serta penguatan sumber daya manusia. "Semua ini merupakan satu kesatuan yang utuh dalam eksistensi tugas kemanusiaan guna terlaksananya pelayanan terbaik," tambahnya.
Dijelaskan, penguatan kapasitas kelembagaan terpusat di gedung PMI yang memadai didukung dengan sarana dan prasarana pendukung, menerapkan sistem dan standar operasional prosedur sesuai mekanisme, akuntabilitas serta penyusunan sistem pengelolaan keuangan yang transparan. Untuk kapasitas pelayanan dilakukan melalui kegiatan donor darah, bulan dana, pelayanan yang bersifat kemanusiaan, pengurangan resiko bencana serta layanan ambulan yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas. Sedangkan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan rekruitmen, pelatihan, pembinaan, dan networking. (ice) Editor: Annisa. Foto: Pelatihan Relawan (cover), Pencanangan PRB (dalam)
.
"
9222527

