header_ads

IPB Dorong Percepatan Pertanian Lebih Sejahtera

BERITA BOGOR - Menuju sektor pertanian yang lebih sejahtera melalui substitusi impor dan peningkatan ekspor komoditas. 

Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Revolusi Pembangunan Pertanian Indonesia yang berlangsung digedung IPB International Convention Center (IICC) Botani Square, Kamis (19/6/2014).

Rakornas HA IPB yang membahas tentang Pangan (Pertanian), Perkebunan, Kehutanan, Perikanan dan Peternakan, menurut Ketua Umum HA IPB, Bambang Hendroyono, Revolusi Pembangunan Pertanian Indonesia yakni sebagai pilar penting didalam kedaulatan suatu bangsa. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk merekomendasikan dengan memberikan perhatian yang sungguh-sungguh.

Bambang menambahkan, tujuan akhir yang dicapai dengan mengarah pada dua sasaran utama pembangunan pertanian sangat signifikan berpengaruh untuk merubah kondisi pertanian di Indonesia. “Sasaran kami yaitu pembangunan pertanian dengan peningkatan produksi komoditas pertanian, perbaikan infrastruktur pertanian dan kelembagaan pertanian serta pembangunan desa secara menyeluruh dengan perbaikan infrastruktur pedesaan dan optimalisasi kelembagaan pedesaan,” ucapnya

Menurut Bambang, untuk memperkokoh pertanian sebagai pilar utama, pembangunan pertanian berkelanjutan harus didasari kepada tindakan nyata seperti, Revolusi Kelembagaan Pertanian, Revolusi Pengembangan Inovasi dan Teknologi Pertanian, Revolusi Pembangunan Infrastruktur Pertanian, Revolusi Pengembangan SDM Pertanian, Kebijakan Pembangunan Pertanian, Rencana Strategis Pembangunan Pertanian.

"Termasuk, mengusulkan posisi Menteri yang menangani SDA, teknologi dan inovasi yang sesuai dengan apa yang disusun melalui Gerakan Pembangunan Pertanian (GPP) 2015-2044 sehingga pertanian dapat dicapai digdaya pada tahun 2045," tambah Bambang.

Menanggapi hal tersebut, salah satu timses Prabowo Hatta, Anuropik menyampaikan, didalam catatan Bung Karno bahwa pertanian adalah persoalan antara hidup dan matinya bangsa Indonesia. Oleh sebab itu sektor pertanian harus menjadi sokoguru untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

 “Visi dan misi didalam bidang pertanian yakni mencetak 2juta hektar lahan baru dengan 12 juta orang dengan meningkatkan produktifitas tanaman pangan, mendorong peningkatan produksi industri dan membangun pabrik-pabrik pupuk urea dan lainnya,” tuturnya. (eric) Editor: Eric Mulyadi


Diberdayakan oleh Blogger.