PD.Pasar Tohaga Jamin Stok Pangan Aman
BERITA BOGOR - Stok ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Bogor menjelang bulan suci ramadhan dan hari raya Idul Fitri nanti dijamin aman.
.
.
Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Cahya Vidiadi menjamin ketersediaan pangan akan aman, dan tidak ada penimbunan bahan pangan di wilayah Pasar Tohaga, jikapun ada ia berjanji pihaknya akan menindak tegas oknum. ”Saat ini kami menjamin ketersediaan pangan aman, masyarakat tidak usah khawatir,” kata dia.
Ketidakstabilan harga tersebut tidak hanya disebabkan oleh persiapan bulan ramadhan ataupun suhu politik menghadapi pemilihan presidan 2014, tetapi disebabkan juga oleh perubahan musim, sistem distribusi, dan fluktuasi permintaan pasar. Kenaikan signifikan terdapat pada komoditi ayam potong, yang semula berkisar antara Rp.28 ribu hingga Rp.30 ribu, saat ini bisa mencapai Rp.35 ribu hingga Rp.37 ribu.
Kenaikan serupa juga terjadi pada beras, telur ayam negeri, bawang merah, cabe merah. Namun, harga daging sapi mengalami penurunan sebesar Rp. 5 ribu, dari harga semula yang berkisar Rp. 95 ribu, kini menjadi Rp. 90 ribu.
Saat inspeksi mendadak yang dilakukan rombongan anggota komisi B DPRD Kabupaten Bogor beserta jajaran PD. Pasar Tohaga, kemarin, ditemukan keberadaan stok pangan di Pasar tradisional Citeureup tergolong aman.
Anggota komisi B DPRD Kabupaten Bogor, Maryono mengatakan menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri kerap terjadi kenaikan harga sembako. Namun, peran PD Pasar Yohaga hanya berkewajiban menjamin ketersediaan pangan aman hingga hari raya,agar masyarakat merasa nyaman. (ari) Editor: Annisa
Ketidakstabilan harga tersebut tidak hanya disebabkan oleh persiapan bulan ramadhan ataupun suhu politik menghadapi pemilihan presidan 2014, tetapi disebabkan juga oleh perubahan musim, sistem distribusi, dan fluktuasi permintaan pasar. Kenaikan signifikan terdapat pada komoditi ayam potong, yang semula berkisar antara Rp.28 ribu hingga Rp.30 ribu, saat ini bisa mencapai Rp.35 ribu hingga Rp.37 ribu.
Kenaikan serupa juga terjadi pada beras, telur ayam negeri, bawang merah, cabe merah. Namun, harga daging sapi mengalami penurunan sebesar Rp. 5 ribu, dari harga semula yang berkisar Rp. 95 ribu, kini menjadi Rp. 90 ribu.
Saat inspeksi mendadak yang dilakukan rombongan anggota komisi B DPRD Kabupaten Bogor beserta jajaran PD. Pasar Tohaga, kemarin, ditemukan keberadaan stok pangan di Pasar tradisional Citeureup tergolong aman.
Anggota komisi B DPRD Kabupaten Bogor, Maryono mengatakan menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri kerap terjadi kenaikan harga sembako. Namun, peran PD Pasar Yohaga hanya berkewajiban menjamin ketersediaan pangan aman hingga hari raya,agar masyarakat merasa nyaman. (ari) Editor: Annisa
