Rieke Dukung Revitalisasi Terminal Baranagsiang
BERITA BOGOR - KPTB menolak pembangunan hotel dan mall, kendati setujui revitalisasi dan memang revitalisasi harus segera
diwujudkan.
Berkenaan dengan rencana kebijakan Walikota Bogor Bima Arya yang akan membatalkan atau mencabut izin mendirikan bangunan (IMB) revitalisasi terminal Baranangsiang diamini anggota Komisi 9 DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.
Anggota dewan dari PDI Perjuangan ini mendukung dilakukannya revitalisasi terminal Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, tanpa adanya bangunan bisnis komersial hotel dan mall. “Saya sangat setuju terminal Baranangsiang ini direvitalisasi karena kondisinya sudah tidak layak, tetapi pembangunan revitalisasi lebih pantas tanpa ada bangunan bisnis komersial hotel dan mall,” ungkap Rieke disela melalakukan kunjungan ke terminal Baranangsiang dalam rangka mensosialisasikan kartu Indonesia sehat dan pintar, Jum'at (13/6/2014).
Kondisi terminal Baranangsiang, lanjutnya, harus diperbaiki dan dibuat lebih modern, bersih dan nyaman, tanpa menghilangkan atau mengurangi fungsi terminalnya. Terminal Baranangsiang juga merupakan salah satu icon Kota Bogor yang pernah menjadi terminal terbaik se-Asia Tenggara tahun 1978, sehingga sudah sepantasnya terminal Baranangsiang dikembalikan menjadi terminal kebanggaan milik masyarakat Kota Bogor.
Kondisi terminal Baranangsiang, lanjutnya, harus diperbaiki dan dibuat lebih modern, bersih dan nyaman, tanpa menghilangkan atau mengurangi fungsi terminalnya. Terminal Baranangsiang juga merupakan salah satu icon Kota Bogor yang pernah menjadi terminal terbaik se-Asia Tenggara tahun 1978, sehingga sudah sepantasnya terminal Baranangsiang dikembalikan menjadi terminal kebanggaan milik masyarakat Kota Bogor.
Sementara, Ketua Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (KPTB), Dedy Mihardi menuturkan, seluruh masyarakat harus bersatu untuk menolak pembangunan hotel dan mall. KPTB tetap konsekwen menolak adanya hotel dan mall di dalam rencana revitalisasi terminal Baranangsiang,” katanya. (chris) Editor: MICHELLE
