Wakil Bupati Bogor Pimpin Rakortas BPBD
BERITA BOGOR - Kesiapsiagaan terhadap bencana menjadi fokus utama dari BPBD,
karena sekarang dari 40 Kecamatan, 29 kecamatan rawan bencana.
Wakil Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti ingin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor termaju dalam penanganan bencana,karena dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor 29 Kecamatan rawan bencana. Hal ini di ungkapkan saat memimpin Rapat koordinasi terbatas (Rakortas) bersama para pegawai BPBD yang bertempat di Ruang serbaguna 1,gedung Sekretariat Daerah,Cibinong. Pada Kamis, (5/6/2014).
“Kesiapsiagaan terhadap bencana menjadi fokus utama dari BPBD, karena sekarang dari 40 Kecamatan, 29 kecamatan rawan bencana baik itu banjir maupun tanah longsor, serta jangan bosen memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar dapat mengantisipasi bila bencana terjadi,” tegasnya.
“Kesiapsiagaan terhadap bencana menjadi fokus utama dari BPBD, karena sekarang dari 40 Kecamatan, 29 kecamatan rawan bencana baik itu banjir maupun tanah longsor, serta jangan bosen memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar dapat mengantisipasi bila bencana terjadi,” tegasnya.
Wabup juga ingin agar tidak ada daerah yang terisolir pasca bencana karena salah satu penciri menjadikan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di indonesia, karena biasanya bila pasca bencana jalanan akan rusak dan terkadang masyarakat akan kehilangan hunian masyarakat.
Wakil Bupati Bogor berpesan agar kedepannya semua yang berada pada BPBD agar terus melakukan kerjasama antar staf BPBD. “Kerjasama tim adalah solusi terbaik agar tujuan organisasi bisa berjalan dengan baik jadi untuk menjadi Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju di Indonesia bukan hanya isapan jempol semata”, harap Nurhayanti.
Kegiatan ini di Hadiri oleh Asisten Administrasi, Benny Delyuzar, Asisten Kesejahteraan Rakyat, Dadang Irfan dan Kepala BKPP Kabupaten Bogor, Atty Guniarty serta beberapa pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor. (Rilis Diskominfo Kabupaten Bogor)
