Pemerintah Akan Umumkan Idul Adha 5 Oktober
BERITA BOGOR - Pemerintah memastikan peringatan Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriyah jatuh pada tanggal 5 Oktober 2014.
Untuk Idul Adha tahun ini, Pemerintah telah mendapatkan keputusan yang diperolah dari sidang itsbat yang berlangsung di kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Jakarta, pada Rabtu malam. Pemerintah menetapkan bahwa Idul Adha jatuh pada 5 Oktober 2014.
Sejumlah pihak, seperti Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Kemenag Nur Syam, Sekretaris Bimas Islam Muhammadiyah Amin, sejumlah Ormas Islam dari MUI, Muhammadiyah, Nahdhlatul Ulama, Persis dan lain-lain menghadiri sidang itsbat tersebut. Pengumuman awal Dzulhijah disampaikan Wamenag Nasaruddin Umar melalui rapat tertutup seusai ba`da Magrib. Nasaruddin Umar mengakui rapat kali ini agak lama lantaran selain adanya perbedaan dalam menetapkan awal Dzulhijah dengan Ormas Muhammadiyah juga pembahasannya mendalam.
Salah satu agenda dalam rapat tersebut adalah laporan dari para pengamat hilal. Dari 70 kota (titik) yang mengamati hilal, dilaporkan tidak ada satupun yang melihat hilal. Dengan demikian, Idul Adha jatuh pada 5 Oktober 2014, dan itu sama dengan hari Arafah.
Sebelumnya dilaporkan bahwa posisi hilal di Pos Pusat Observasi Bulan Pelabuhan Ratu, di Desa Simpenan, Kecamatan Cibeas, Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu, 24 September 2014/29 Zulkaidah 1435 adalah; tinggi/Irtifa`hilal = 0.63 derajat. Jarak busur Bulan dari Matahari = 2,08 derajat. Umur hilal = 4 jam 34 menit 35 detik. Frtaksi Illuminasi hilal = 0,05 persen.
Sementara dasar kriteria Imkanurukyat 2 derajat. Hilal Syawal 1404 H tinggi dua derajat, ijtima` terjadi jam 10.18 WIB, 29 Juni 1984. Kriteria ini juga dipakai oleh sejumlah negara Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura. (red)
