BPPKB Genjot Kapasitas Kaum Perempuan
BERITA BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya keras meningkatkan Kapasitas Kaum Perempuan Kabupaten Bogor.
Berbagai macam upaya terus dilakukan
untuk mencapai tujuan perempuan yang berdaya dan memiliki kapasitas yang
sama dengan kaum laki-laki. Upaya tersebut diantaranya dengan
memberikan pelatihan kepada kader-kader perempuan di tingkat desa atau
kelurahan, yang dilakukan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Berencana (BPPKB) Kabupaten Bogor, di Hotel Grand Mutiara, Cipayung,
Megamendung, Senin (20/10/2014).
Kepala BPPKB Kabupaten Bogor, Siti Nurianty, memaparkan, beberapa tahun terakhir peningkatan pemberdayaan perempuan terus digalakan pemerintah karena dianggap penting. Kaum perempuan dianggap penting karena hampir 2,5 juta penduduk Kabupaten Bogor adalah perempuan, maka peran perempuan sangat kita butuhkan sehingga jumlah yang besar tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan terutama yang berpihak pada kaum perempuan.
"Pemerintah terus berupaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan perempuan dalam sektor publik. Pelatihan ini memberikan gambaran bagaimana kita mengambil keputusan dengan diberikan simulasi pengambilan keputusan saat dihadapkan berbagai permasalahan yang ada. Karena untuk berperan di sektor publik perlu memiliki kemampuan dalam mebuat keputusan", papar Nurianty.
Kepala BPPKB Kabupaten Bogor, Siti Nurianty, memaparkan, beberapa tahun terakhir peningkatan pemberdayaan perempuan terus digalakan pemerintah karena dianggap penting. Kaum perempuan dianggap penting karena hampir 2,5 juta penduduk Kabupaten Bogor adalah perempuan, maka peran perempuan sangat kita butuhkan sehingga jumlah yang besar tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan terutama yang berpihak pada kaum perempuan.
"Pemerintah terus berupaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan perempuan dalam sektor publik. Pelatihan ini memberikan gambaran bagaimana kita mengambil keputusan dengan diberikan simulasi pengambilan keputusan saat dihadapkan berbagai permasalahan yang ada. Karena untuk berperan di sektor publik perlu memiliki kemampuan dalam mebuat keputusan", papar Nurianty.
Sementara, Kepala
Bidang Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Bogor, Sinta Damayanti
menambahkan tujuan dari Pelatihan Pengambilan Keputusan Bagi Kader
Perempuan ini yaitu meningkatkan kapasitas perempuan untuk lebih
menggunakan potensi dirinya dalam berpartisipasi aktif dalam
pembangunan.
Pelatihan di isi pemateri yakni
dari BPPKB, Deputi Bidang Pengarusutamaan Gender Bidang Politik, Sosial
dan Hukum. Dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Universitas Pakuan Bogor
(UNPAK), Yayasan Melati dan PT. Trimitra Putra Mandiri. Sebanyak 50
orang kader perempuan ini berikan pelatihan selama dua
hari. (rido) Editor: Annisa