header_ads

Kota Bogor Bukan Kota Termacet Di Indonesia

BERITA BOGOR - Pemberitaan terkait Kota Bogor sebagai kota termacet di Indonesia merupakan opini belaka, tidak sesuai substansi. 
Berdasarkan pemberitaan di sejumlah media massa pada tiga hari terakhir ini, disebutkan bahwa Kota Bogor menempati urutan teratas sebagai kota dengan volume to capacity (vc) ratio tertinggi di Indonesia dengan angka 0,86 yang berarti Kota Bogor adalah kota termacet dalam pemeringkatan kota dengan lalu lintas terpadat di Indonesia, data ini disebut-sebut dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Darat dan Perkeretaapian pada Kementerian Perhubungan, M. Yugi Hartiman menyampaikan mengenai pemberitaan terkait pemeringkatan kota macet di Indonesia itu tidak sesuai dengan substansi.

Yugi menjelaskan, bahwa pada 21 Oktober 2014 lalu, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kementerian Perhubungan RI hadir sebagai narasumber dalam forum Wartawan Perhubungan pada forum diskusi tentang Rencana Penerapan ERP (Electronic Road Pricing) di Indonesia, forum ini membahas rencana penerapan ERP untuk membatasi lalu lintas, dengan menggunakan data lalu lintas Direktorat BSTP Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Tahun 2010, pertemuan ini bertempat di Hotel Milenium Jakarta.

Yugi menegaskan forum tersebut tidak membahas masalah kemacetan lalu lintas maupun pemeringkatan kota-kota macet di Indonesia. “Pemberitaan terkait  pemeringkatan kota macet di Indonesia yang antara lain menempatkan Kota Bogor sebagai kota termacet tidak sesuai dengan hasil diskusi pada forum wartawan perhubungan tersebut, kami belum pernah merilis pemeringkatan kota-kota macet di Indonesia," ungkapnya kepada pers, Kamis (23/10/2014).
Walikota Bogor, Bima Arya mengungkapkan bahwa masalah transportasi sudah menjadi skala prioritas Pemerintah Kota Bogor. “Pemkot Bogor akan tetap fokus mengurai masalah kemacetan,” pungkasnya. (ibp) Editor: Imam Bhakti Pratama



Diberdayakan oleh Blogger.