header_ads

Tuntaskan BPJS Ketenagakerjaan

BERITA BOGOR - BPJS Ketenagakerjaan memberikan kemudahan diantaranya jaminan hari tua, kecelakaan kerja, kematian, dan jaminan dana pensiun.
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, yang secara resmi akan mulai beroperasi pada Juli 2015 mendatang, hal ini bertujuan untuk mewujudkan salah satu visi Provinsi Jawa Barat yakni meningkatkan kesejahteraan para pekerja.
Dalam pertemuanya dengan Tim BPJS Ketenagakerjaan, Ahmad Heryawan menjelaskan bahwa program-program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan keuntungan lebih kepada masyarakat, baik sebagai pekerja formal maupun informal, kelebihan tersebut antara lain jaminan hari tua, kecelakaan kerja, kematian, dan jaminan dana pensiun. “Nanti kita akan membuat surat edaran kepada Bupati Walikota, untuk sesegera mungkin bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Setiap Kabupaten Kota juga punya program jaminan untuk masyarakatnya. Nah, akan sangat lebih bagus kalau dapat dikoordinasikan dengan BPJS Ketenagakerjaan. Pasti akan lebih menguntungkan,” tuturnya pada pertemuan yang bertempat di Gedung Sate, Bandung, Kamis (23/10/2014).
Data BPJS menyebutkan bahwa dari 27 Kabupaten Kota se-Jawa Barat, baru 4 Kabupaten/Kota yang memulai kerjasama dengan BPJS, terkait hal itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn G. Masassya mengungkapkan program ini wajib diikuti oleh seluruh Kabupaten Kota di Jawa Barat, dalam rangka turut mendukung visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ia juga mengungkapkan bahwa BPJS memiliki kewenangan untuk mencabut pelayanan publik bagi perusahaan-perusahaan yang secara sengaja tidak mengikuti ketentuan BPJS Ketenagakerjaan. 

“Kita memiliki kewenangan. Tapi sebelum sampai disana, tentu kami lakukan tindakan-tindakan persuasif terlebih dahulu, seperti pendekatan, sosialisasi, mengingatkan, dan seterusnya. Baru sekitar 21.000 perusahaan yang tergabung dalam BPJS Ketenagakerjaan, dari total sekitar 49.000 perusahaan eksisting di seluruh Jawa Barat. Ditargetkan, 100% pekerja formal dan informal dapat terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2018 mendatang," imbuhnya usai pertemuan. (ibp) Editor: Imam Bhakti Pratama



Diberdayakan oleh Blogger.