header_ads

Penutupan Bhakti TNI-KB-Kes

BERITA BOGOR - Ahmad Heryawan memberikan apresiasi kepada jajaran Kodam III/Siliwangi atas kerja keras menangani masalah kependudukan.
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan resmi menutup kegiatan Bhakti TNI-KB-Kes dengan melalui upacara penutupan yang bertempat di Halaman Parkir Barat Gedung Sate, Bandung, Senin (17/11/2014).
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengungkapkan perlunya penanganan lebih lanjut terhadap masalah kependudukan, agar tidak terjadi masalah demografi yang berkepanjangan. Sebab, yang menikmati hasil-hasil suatu pembangunan adalah penduduknya. 

"Oleh karena itu kependudukan adalah sesuatu yang penting, tidak saja dalam hal kuantitas dan kualitasnya, tetapi juga ketahanannya. Kalau masalah kependudukan tidak bisa kita selesaikan, maka masalah demografi akan tetap menjadi masalah berkepanjangan. Kita memiliki jumlah Penduduk produktif yang banyak dan bila penduduk produktif itu  terencana dengan baik dan terdidik dengan baik, maka akan memberikan bonus demografi," katanya.

Ahmad Heryawan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja jajaran Kodam III/siliwangi yang telah memperhatikan dengan penuh masalah kependudukan, melalui Manunggal Bhakti TNI-KB-Kes yang berhasil mencapai kepesertaan KB sebanyak 3 juta lebih.
Acara penutupan ini diisi dengan penyerahan penghargaan kepada kepala daerah yang telah fokus membantu program Bhakti TNI Kab-Kes, diantaranya, Walikota Bandung, Ridwan Kamil dan Walikota Bogor, Bima Arya, penghargaan itu diberikan pula kepada para Dandim, Kepala Diskes Prov. Jabar dan Kepala Badan BP3AKB Prov. Jabar.
Selain acara penyerahan penghargaan, acara ini menyelenggarakan pelayanan pemasangan alat KB secara gratis, yang dimana telah terdaftar sebanyak 25 orang akseptor KB Baru yang dipasang dengan metode IUD dan Implant. (ibp) Editor: Imam Bhakti Pratama

Diberdayakan oleh Blogger.