Kota Bogor Peringati Earth Hour 2016
Earth Hour
Bogor kembali menggelar aksi mematikan lampu selama satu jam di
Balaikota, Sabtu (19/3/2016). Mengangkat tema 'Gelapkan Kota Ku Terangi Masa
Depan Ku, event kali ini turut didukung Pemerintah Kota Bogor,
Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Bogor, beberapa hotel, mall, serta
beragam komunitas yang ada di Kota Bogor. Total terdapat 32 titik di
Kota Bogor yang turut mematikan lampu selama satu jam di aksi save
energy ini.
Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, aksi mematikan lampu ini lebih tepat sebagai malam penebusan dosa. Bukan tanpa alasan selama ini manusia sudah banyak melakukan dosa seperti memakai lampu, AC, dan energi lainnya secara boros. Pemborosan tersebut tentunya akan berdampak kepada Kota Bogor yang semakin panas jika tidak ada tindakan apapun yang dilakukan.
Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, aksi mematikan lampu ini lebih tepat sebagai malam penebusan dosa. Bukan tanpa alasan selama ini manusia sudah banyak melakukan dosa seperti memakai lampu, AC, dan energi lainnya secara boros. Pemborosan tersebut tentunya akan berdampak kepada Kota Bogor yang semakin panas jika tidak ada tindakan apapun yang dilakukan.
Koordinator Earth
Hour Bogor Renny Widiyanti mengatakan, dengan mematikan lampu selama
satu jam Indonesia dapat menyimpan jutaan barel listrik. Denga jutaan
barel listrik yang tersimpan itu, bisa memperpanjang energi yang ada
selama 65 tahun lamanya. Ini karena setiap tahun aksi dilakukan akan
dilaporkan hasil risetnya diawal tahun.
Earth Hour Kota Bogor sendiri sudah bekerjasama dengan PLN Kota Bogor untuk meminta data penurunan energi dari hasil pematian lampu satu jam ini. "Arti dari 60+ itu yakni mematikan lampu enam menit, plus nya itu harus dijadikan gaya hidup sehari-hari untuk menghemat penggunaan energi agar efek global warming dan gas rumah kaca bisa berkurang," pungkas Renny. (fla/poto Adit)
Earth Hour Kota Bogor sendiri sudah bekerjasama dengan PLN Kota Bogor untuk meminta data penurunan energi dari hasil pematian lampu satu jam ini. "Arti dari 60+ itu yakni mematikan lampu enam menit, plus nya itu harus dijadikan gaya hidup sehari-hari untuk menghemat penggunaan energi agar efek global warming dan gas rumah kaca bisa berkurang," pungkas Renny. (fla/poto Adit)