Hari Kesehatan Nasional Tingkat Kabupaten Bogor 2016
Hari Kesehatan 2016: Masyarakat Hidup Sehat Indonesia Kuat
Pemerintah Republik Indonesia meluncurkan gerakan masyarakat sehat
(Germas) secara nasional pada Selasa (15/11/2016). Germas ini diresmikan
di 10 kota di Indonesia secara serentak oleh Presiden RI Joko Widodo di
Bantul.
Kabupaten
Bogor dipilih menjadi salah satu lokasi dari 10 kabupaten/kota di
Indonesia untuk pencanangan program ini, selain Kota Batam, Kabupaten
Bantul, Kota Jambi, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pandeglang,
Kota Pare-pare, Kabupaten Purbalingga, Kota Surabaya, dan Kota Madiun.
Tema peringatan HKN ke-52 Tahun 2016 adalah Indonesia Cinta Sehat dengan Sub Tema Masyarakat Hidup Sehat Indonesia Kuat yang dimaknai secara luas, seiring dengan Program Indonesia Sehat dengan pendekatan Keluarga melalui Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS), juga ditandai dengan Upacara Penandatanganan Komitmen Kabupaten Bogor Sehat Bebas Asap Rokok, serta pemberian peghargaan bagi Puskesmas Terbaik dalam beberapa kategori dan piagam bagi karyawan Dinas Kesehatan.
Pesan HKN Ke-52 yakni, Makanan sehat untuk keluarga dengan gizi seimbang agar terhindar dari obesitas dan stunting, Perilaku hidup sehat dengan melakukan aktifitas fisik, Perilaku hidup bersih untuk menciptakan lingkungan sehat, Hidup sehat tanpa rokok, alkohol dan napza, Penggunaan obat sesuai resep dokter, Menjaga kesehatan reproduksi sejak dini, dan Pencegahan penyakit dengan imunisasi.
Pesan HKN Ke-52 yakni, Makanan sehat untuk keluarga dengan gizi seimbang agar terhindar dari obesitas dan stunting, Perilaku hidup sehat dengan melakukan aktifitas fisik, Perilaku hidup bersih untuk menciptakan lingkungan sehat, Hidup sehat tanpa rokok, alkohol dan napza, Penggunaan obat sesuai resep dokter, Menjaga kesehatan reproduksi sejak dini, dan Pencegahan penyakit dengan imunisasi.
Gebyar Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-52 Tahun 2016 menggelar Bhakti Sosial Kesehatan dengan jenis pelayanan pemeriksaan Gula darah, asam urat, Konseling Kespro, Konseling Gizi dan Pelayanan VCT pada 6 November 2016 bertempat di Taman Tegar Beriman Cibinong. Kegiatan dilanjutkan dengan gelar Workhsop Pemilihan Duta Kesehatan Remaja Kabupaten Bogor dan Pembekalan dan seleksi calon Duta Kesehatan Kabupaten Bogor pada 8 November 2016 di Aula Gedung Inovasi Cibinong di ikuti oleh Perwakilan dari SMA dari 40 Kecamatan 2 orang (laki-laki dan perempuan).
Selanjutnya, digelar acara Pemilihan Finalis Duta Kesehatan Kabupaten Bogor pada 9 November 2016 bertempat di Aula Gedung Inovasi Cibinong dengan sasaran Guru, peserta finalis dan Supporter dari masing masing sekolah. Kegiatan Senam Bugar bersama, Lomba kreasi cuci tangan, Lomba Cepat Tepat dan Lomba Penyuluhan juga digelar pada 10 November 2016 bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan di ikuti oleh 350 orang (Pegawai Dinas Kesehatan, Kepala UPT dan UPF).
Launching Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) berlangsung pada 12 November 2016 bertempat di Kecamatan Babakan Madang dengan sasaran SKPD, Masyarakat setempat, Anak sekolah, Ormas, PKK dan perwakilan K/L. Pada 14 Nopember 2016 juga digelar Peluncuran/Launching Konseling Setiap Rabu (Konser) bagi Remaja di Puskesmas, Pengukuhan Duta Kesehatan Kabupaten Bogor, Pengumuman dan pemberian hadiah-hadiah pemenang lomba dan Potong Tumpeng HKN di kantor Dinas Kesehatan kabupaten Bogor yang di ikuti oleh Kepala UPT dan UPF Puskesmas dan seluruh karyawan Dinas Kesehatan.
Peluncuran Germas
Peluncuran Germas di Kabupaten Bogor dilangsungkan di Sirkuit Sentul. Kegiatan yang diikuti 1.000 orang ini dihadiri Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto; Dirjen Industri Agro; Staf Ahli Menkes; perwakilan PUPR; kementerian/lembaga terkait, Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mizwar; Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti; Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi; Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ilham Permana; para Kepala Dinas, Camat, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan ini, sambutan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, yang dibacakan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memaparkan bahwa Program Germas bertujuan untuk menurunkan beban penyakit, menghindarkan terjadinya penurunan produktifitas penduduk, dan menurunkan pembiayaan pelayanan kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Deddy Mizwar bersama istri R.
Giselawati Mizwar mendampingi Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga
Hartarto mewakili Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mencanangkan atau launching program
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Wakil Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah
Provinsi Jawa Barat tentu sangat menyambut baik serta akan mendukung
sepenuhnya upaya Kementerian Kesehatan dalam menyukseskan Gerakan
Masyarakat Hidup Sehat, yang peluncurannya hari ini dipusatkan di
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten
Bogor menjadi hal yang khusus dipilih dan di Jabar menjadi satu-satunya
karena Kabupaten Bogor juga mempunyai penduduk terbanyak di Jawa
Barat.
Indikator Utama Kesehatan Keluarga :
- Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB) untuk meningkatkan cakupan persentase KB Aktif yang pada tahun 2014 tercapai 74,87% (di bawah rata-rata nasional 75,88%);
- Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan untuk meningkatkan cakupan persalinan di fasilitas kesehatan yang pada tahun 2013 tercapai 66,4%;
- Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap yang pada tahun 2015 tercapai 78,21%;
- Bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif yang pada tahun 2015 tercapai 45% (di bawah cakupan nasional 52,3%);
- Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan untuk meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan balita yang pada tahun 2015 tercapai 77,4% (di bawah target nasional 85%);
- Penderita Tuberculosis Paru mendapatkan pengobatan sesuai standar untuk meningkatkan Angka Kesembuhan (Cure Rate) yang pada tahun 2015 tercapai 81,8% (di bawah target 85%);
- Penderita Hipertensi melakukan pengobatan secara teratur untuk menurunkan prevalensi Hipertensi terhadap penduduk usia 18 tahun ke atas yang pada tahun 2015 tercatat 0,02%);
- Penderita Gangguan Jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak diterlantarkan;
- Anggota keluarga tidak ada yang merokok;
- Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN);
- Keluarga mempunyai akses sarana air bersih untuk meningkatkan cakupan akses penduduk terhadap air minum berkualitas yang pada tahun 2015 tercapai 62,64%; dan
- Keluarga menggunakan jamban sehat untuk meningkatkan cakupan akses penduduk terhadap fasilitasi sanitasi layak yang pada tahun 2015 tercapai 66,70%.
Pada peringatan HKN ke-52 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016 yang berlangsung di halaman Gedung Sate Kota Bandung, Senin (14/11/2016) pagi, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga memberikan penghargaan dan uang pembinaan bagi tenaga medis yang memajukan dunia kesehatan di Jawa Barat, antara lain tenaga medis untuk kategori keteladanan, keperawatan, kebidanan, kesehatan lingkungan, gizi, Promkes dan ilmu terpadu.
Lima RSUD di Jawa Barat juga diberikan penghargaan sebagai Rumah Sakit pendamping dalam upaya penyelamatan ibu dan anak baru lahir, diantaranya, RSUD Majalaya Kabupaten Bandung, RSUD Waled Kabupaten Cirebon, RSUD Karawang, RSUD Cibinong dan RSUD Ciawi di Kabupaten Bogor.
Adv.
