Jihad Lawan Narkoba
Ahmad Heryawan, BNN, dan LPOI, Deklarasikan Jihad Lawan Narkoba.
BERITA BOGOR | beritabogor.com - Peredaran, sampai dengan penggunaan narkotika, dan obat- obatan berbahaya (narkoba), sudah merasuki berbagai segmen masyarakat. Bahkan hingga merambah ke berbagai kalangan intelektual seperti akademisi, pegawai negeri, para publik figur, serta berbagai kalangan masyarakat lainnya.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), selaku narasumber pada seminar nasional bertajuk "Perang Melawan Narkoba Demi Menyelamatkan NKRI" yang diselenggarakan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), mengatakan, besarnya dampak narkoba yang bisa mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bisa diperangi mulai dari instansi terkecil di masyarakat yakni keluarga.
Menurutnya, ketahanan keluarga perlu dibangun, ataupun diperbaiki dengan memasukan nilai- nilai keharmonisan. Pada anak usia remaja, orang tua dapat mendekati anak- anaknya dengan bertindak fleksibel seperti teman, sehingga keterbukaan antara kedua belah pihak akan hadir. Ketika satu sama lain saling mengerti maka penghormatan, dan rasa saling mebghargai antara anak dan orang tua pun muncul.
Dilokasi yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengapresiasi
deklarasi tersebut, Data dari Badan Narkotika Nasional
(BNN) untuk tersangka narkoba berdasarkan jenis pekerjaan pada tahun
2008 s/d 2012 menunjukan jumlah yang signifikan, PNS tercatat 1.318
orang, Polri/TNI 1.365 orang, Tani 4.645 orang, Buruh 18.321 orang.
Sementara
Ketua Umum LPOI Kh. Said Aqil Siroj bertekad Bersama- sama dengan
kepolisian, dirinya bersama seluruh ormas Islam anggita LPOI, siap
memperkuat peran BNN mengatasi problem narkoba. Kerugian
akibat penyalahgunaan narkoba ditaksir sekitar 72 trilyun rupiah. BNN
sendiri telah menemukan 46 New Psychoactive Substances (NPS) yang saat
ini beredar luas di Indonesia. Dari 46 NPS yang ada, 18 diantaranya
telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2014.
Pada seminar tersebut juga dibacakan
"Deklarasi Jihad Terhadap Narkoba", yang dibacakan ormas - ormas Islam
dalam persahabatan ormas Islam (LPOI). Deklarasi berbunyi: "Kami
Ormas - ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas
Islam (LPOI), mendeklarasikan Jihad terhadap narkoba demi kedaulatan
bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Deklarasi Jihad Terhadap Narkoba
- LPOI bertekad membersihkan narkoba dari seluruh sekolah- sekolah NN ya, mulai pesantren, sekolah dasar, sampau dengan perguruan tinggi.
- Mendukung penuh Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka membasmi tuntas bandar dan pengedar narkoba di Indonesia.
- Menuntut Pemerintah untuk memperjuat BNN melalui pembentukan Detasemen Khusus (Densus).
- Mendesak kepada Presiden Republik Indonesia untuk tidak memberi pengampunan kepada terpidana bandar dan pengedar narkoba serta segera mengeksekusi terpiana mati.
- Memerangi kejahatan narkoba termasuk pengkhianat Bangsa yang bekerjasama dengan kekuatan perusak dari dalam maupun luar negeri.
red
