Bentrok Terminal Laladon, Walikota Bogor Himbau Kesepakatan Damai
BERITA BOGOR - beritabogor.com - Upaya mencapai kesepakatan damai antara pengemudi konvensional (sopir angkot) dengan pengemudi online (ojek online) berhasil ditempuh, setelah sejak kemarin sore hingga malam dilakukan upaya mediasi di Balaikota Bogor.
Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan semua pihak yang terlibat
untuk membicarakan kesepakatan-kesepakatan informal terlebih dahulu
menunggu peraturan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) diberlakukan.
”Kesepakatan kurang lebih bagaimana teknis dilapangan, agar saling menjaga dan sama-sama enak, karena kalau kembali terjadi kejadian yang seperti kemarin tidak ada yang diuntungkan, semuanya dirugikan. Kita atur agar semua bisa kembali berjalan dengan baik dan normal lagi,” ungkapnya, Rabu (22/3/2017) malam
”Kesepakatan kurang lebih bagaimana teknis dilapangan, agar saling menjaga dan sama-sama enak, karena kalau kembali terjadi kejadian yang seperti kemarin tidak ada yang diuntungkan, semuanya dirugikan. Kita atur agar semua bisa kembali berjalan dengan baik dan normal lagi,” ungkapnya, Rabu (22/3/2017) malam
Dirinya mengimbah, bagi angkot yang belum beroperasi secara normal pihaknya
akan mendorong Organisasi Angkutan Darat (Organda) agar kembali
beroperasi normal, khususnya angkot trayek 02, 03 untuk Kota Bogor dan
trayek 32 untuk wilayah Kabupaten Bogor.
Selama tiga hari iini, aksi saling sweeping yang dilakukan sopir angkot dan ojek online sejak beredarnya foto hoax di media sosial yang memicu bentrok di Terminal Laladon. Polisi dari Polresta Bogor Kota (Kota Bogor) dan Polres Bogor (Kabupaten Bogor) pun datang ke lokasi dan melakukan blokade diantara kedua kubu. Anggota TNI dari Yonif 315/Garuda juga didatangkan ke lokasi untuk mengamankan situasi, Rabu, menjelang sore. (erick)
