header_ads

Mabuk Berujung Penganiayaan

Rinnie Rezeki (25), warga Pejaten, Jakarta Selatan, dianiaya sahabatnya sendiri, Jean Luciani (25), saat melepas penat di tempat karaoke Happy Puppy di Jalan Pajajaran No 70, Baranangsiang, Jumat (12/11). Akibatnya, Rinnie melaporkan tindak penganiayaan itu ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bogor.

Informasi yang dihimpun, Rinnie saat itu pergi dengan beberapa temannya dari Jakarta. Rupanya, mereka penat dengan hiburan malam di Jakarta dan memilih Bogor sebagai tempat pelarian.

Sekitar pukul 22:00, Rinnie dan temannya sudah berada di pintu masuk Happy Puppy. Tanpa basa-basi, usai memesan kamar dan menentukan minuman beralkohol rendah (bir, red), ia pun melenggang mulus ke salah satu ruangan karaoke bersama sahabat- sahabatnya.

Tak ada yang aneh pada awal mereka menarik kuat-kuat pita suaranya. Diselingi tegukan minuman, acara melepas penat itu pun nyaris rampung tanpa kekacauan. Namun, otak salah satu rekannya, Jean, rupanya mulai terganggu dan mengacau akibat terlalu banyak minum.

Di tengah-tengah lantunan lagu, tak jelas penyebabnya apa, Rinnie dan Jean mendadak berselisih. Dengan musik yang masih mengentak, cekcok mulut pun tak terhindarkan. Tak satu pun rekan mereka yang dapat melerai.

Ujung-ujungnya, cekcok mulut itu berubah menjadi penganiayaan. Jean dengan cepat mencakar wajah Rinnie dan menjambak rambut hingga kepala Rinnie sakit. Tak sampai di situ, Jean juga melemparkan beberapa gelas kaca ke arah Rinnie.

Walaupun agak terlambat, rekan-rekan mereka akhirnya dapat melerai perkelahian itu. Namun, wajah Rinnie sudah amburadul. Tak terima diperlakukan seperti itu, Rinnie pun keluar dari ruang karaoke dan meluncur ke Polresta Bogor guna melaporkan perbuatan sahabatnya itu.

Kanit PPA Polresta, Ipda Ika Shanti, membenarkan peristiwa tersebut. “Kami sudah meminta keterangan korban dan beberapa petugas karaoke. Hasil visum sudah kami minta dan sekarang tengah memperdalam keterangan saksi-saksi,” pungkas Ika.(ote)

Sumber : Radar Bogor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.