PDAM Tirta Kahuripan Sumbangkan 33 Ekor Kambing
"33 ekor kambing ini akan kita tebar ke 20 titik lokasi instalasi pengelolahan air, seperti Ciomas," kata Direktur Utama PDAM Hadi Mulya Asmat, ditemui Pakar usai menyerahkan kambing-kambing itu kepada perwakilan masyarakat.
Hadi mengatakan, sumbangan hewan qurban merupakan ungkapan syukur di mana kondisi PDAM Tirta Kahuripan yang saat ini terus membaik dan sehat. Dipilihnya masyarakat sekitar instalasi air milik PDAM, karena sesuai ajaran Islam yang berhak menerima bantuan hewan qurban adalah Akrobin (orang yang terdekat, red). "Nah, warga yang berdekatan dengan instalasi yang kita miliki, kami menganggapnya Akrobin," katanya kepada Pakar kemarin.
Menurut dia, Pemberian hewan qurban ini, bentuk kesetiakawanan sosial dari PDAM Tirta Kahuripan. Karena yang memberi disini adalah coorporate, maka diharapkan keluarga besar PDAM, bupati dan stakholder yang terkait mendapat pahala dari yang sudah dilakukan pihaknya ini. "Kegiatan sosial ini setiap tahun kita laksanakan. Tentunya dengan harapan mendapatkan pahala dan bisa menjadikan kita lebih baik lagi kedepannya," ungkapnya.
Ia menambahkan, jika ketauladanan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan Rasul Allah hendaknya dijadikan sebagai acuan masyarakat, dengan mensosialisasikan sikap dan perilaku tersebut ditengah-tengah keluarga, lingkungan maupun masyarakat.
Upaya menyembelih hewan kurban itu sendiri, kala itu terjadi di zaman Nabi Ismail, saat dimana ayahandanya, yaitu Nabi Ibrahim diberi petunjuk oleh Allah untuk menyembelih anak yang dicintainya. Nabi Ibrahim akhirnya melaksanakan perintah Allah tersebut dengan mempersembahkan Nabi Ismail ke meja persembahan. Namun, keajabaian pun terjadi, saat Nabi Ismail yang telah siap untuk disembelih ternyata berubah menjadi seekor kambing.
"Disitulah betapa besarnya pengorbanan baik Nabi Ibrahim maupun Nabi Ismail kala itu. Dari hal tersebut dapat diambil hikmah bahwa semuanya merupakan titipan Allah dan akan kembali kepada Allah," jelasnya.
Sementara itu Adil Supriatna, pengurus DKM Mushala Al-Mutaqin, di Kampung Cajeuleran RT 07/06 Kelurahan Sukahati mengatakan, bantuan hewan qurban yang diterimanya itu, bukan pertama kalinya. Sebab sebelumnya juga setiap hari raya Idul Adha, PDAM selalu memberikan hewan qurban terhadapnya. "Ini yang ketiga kalinya saya menerima bantuan hewan qurban dari perusahaan berplat merah itu," jelasnya.
Ia mengaku, pembagian hewan qurban yang diberikan kepada masyarakat di kampungnya itu jumlahnya tidak satu, melainkan dua ekor kambing setiap tahunnya. "Jadi bukan hanya mushala yang saya urus saja, tetapi di kampung ini PDAM juga memberikan hewan qurban untuk Majlis Talim Al-Amanah," tukasnya. =DED
Sumber : Pakuan Raya
Tidak ada komentar