header_ads

Program SPP Menangkal Rentenir

Tenjolaya - Guna menangkal masyarakat dari ulah jeratan lintah darat alias rentenir, Pemerintah Kecamatan Tenjolaya untuk kali kedua menggulirkan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dalam program Simpan Pinjam Perempuan (SPP). Program ini ditujukan kepada puluhan kelompok ibu-ibu dari enam Desa se-Kecamatan Tenjolaya.
“Selain agar ibu-ibu yang membuka usaha tidak terjerat rentenir, program SPP ini juga untuk membantu mengembangkan usahanya,” kata Eman, Sekretaris Camat Tenjolaya, kemarin.
Menurutnya, PNPM Mandiri diprioritaskan untuk penguatan modal masyarakat dengan jaminan kejujuran. Ia menilai program SPP sangat positif membantu ibu-ibu yang ingin meminjam uang tanpa dikenakan bunga.
Ruswati (35), warga Kampung Curug Luhur RT 01 RW 13, Desa Gunung Malang, selaku Ketua Kelompok Ciungwanara mengatakan, melalui bantuan pinjaman modal SPP tahun lalu sekarang usaha rumahan pembuatan tusuk sate dan anyaman tampah bambu miliknya maju pesat. Malah 14 orang ibu-ibu anggota kelompoknya sudah tidak khawatir lagi oleh rentenir.
“Tahap pertama, kelompok Ciungwanara yang beranggotakan 15 orang ini dapat pinjaman Rp 15 juta, setiap anggota Rp 1 juta,” ungkapnya senang.
Lilih Solihat, Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) Cibitung Tengah, mengaku terharu melihat kemajuan ibu-ibu di desanya tersebut.
“Berkat Program SPP, semua ibu-ibu yang punya usaha warung kecil-kecilan atau usaha menjahit pakaian, sudah setahun ini terbebas dari bank keliling.

= Achmad Sudarno
 
Sumber : Jurnal Bogor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.