Prioritaskan Layanan Kesehatan Warga Miskin
Bupati Bogor, H Rachmat Yasin meminta kepada Drg. Mike Kaltarina, MARS supaya memperhatikan masyarakat kurang mampu yang berobat di Rumah Sakit Umum (RSU) Leuwiliang. Penegasan itu disampaikan Bupati, menyusul setelah Mike dilantik sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Leuwiliang, Selasa (1/3).
Bupati meminta perhatian khusus terhadap pasien dari kalangan warga yang tidak mampu dari pengelola rumah sakit. Pimpinan rumah sakit harus memiliki kepedulian yang tinggi pada pemegang kartu Jamkesmas maupun Jamkesda.
Pelayanan terhadap warga yang tidak mampu harus lebih ditingkatkan agar pembangunan kesehatan dapat dinikmati mereka. "Saya minta ke depannya, pimpinan rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan kepada penduduk miskin melalui Jamkesmas dan Jamkesda, baik bagi masyarakat tidak mampu, maupun aparat desa dan guru honorer yang memperoleh dana Jamkesda dapat lebih dioptimalkan lagi," tandasnya.
Bupati juga minta agar perkembangan pengelolaan rumah sakit, ke depannya diarahkan pada pengelolaan yang lebih mandiri dalam bentuk Badan Layanan Umum, sehingga penataan usahanya bisa lebih ditingkatkan kualitasnya.
Menurutnya, pelayanan rumah sakit mencerminkan performa pemerintah kabupaten dalam pembangunan bidang kesehatan, sehingga diminta supaya aparatnya yang bekerja di bidang kesehatan untuk melembagakan pelayanan prima dalam setiap aspek kinerja. "Berikan pelayanan prima kepada masyarakat kita, kalau ada istilah pembeli adalah raja maka kita juga seperti itu. Anggaplah pasien sebagai raja yang harus dilayani dengan baik," ujarnya.
Rachmat juga berpesan kepada para pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan dengan mendorong kemandirian masyarakat untuk mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat. "Prilaku hidup bersih harus digalakkan lagi karena ini adalah titik awal meningkatnya derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya. (yudi/syah/als)
Sumber : Kabupaten Bogor / M2 Media 04/03/2011
Tidak ada komentar