Permintaan Listrik Pra Bayar Meningkat
Pelanggan Listrik Pra bayar Wilayah UPJ Leuwiliang Jumlahnya Masih 10 Persen, Padahal layanan yang masih tergolong baru dari PLN ini cukup diminati.
Berdasarkan data UPJ Leuwiliang tertanggal 21/4/2011, terdapat 12.780 pelanggan yang telah menggunakan layanan listrik pra bayar (meteran pulsa), bahkan masih banyak permintaan dari pelanggan yang belum terlayani mengingat keterbatasan tenaga teknis lapangan yang masih terbatas.
"Tingginya animo pelanggan untuk menggunakan listrik pra bayar akan kami layani segera. Tentunya bergilir sesuai jadwal tugas petugas dilapangan yang hanya berjumlah 50 orang", ungkap Manajer UPJ Leuwiliang, Maman Sulaeman,ST.
Selain itu, Pihaknya juga secara terus menerus melakukan kegiatan sosialisasi tatap muka langsung dengan tokoh masyarakat hingga Rt/Rw di setiap Desa lapangan yang ada di Kecamatan Ciampea, Tenjolaya, Cibungbulang, Nanggung, Leuwiliang, Leuwisadeng, dan Pamijahan.
"Masih ada Desa-Desa yang belum tersentuh sosialisasi karena wilayah layanan kami cukup luas meliputi 7 (tujuh) Kecamatan yang jaraknya satu sama lain berjauhan. Namun itu semua sudah menjadi program rutin dan telah kami jadwal secara bergiliran setiap hari", tambah Maman Sulaeman,ST.
Dengan listrik prabayar, pelanggan bisa lebih mudah mengoptimalkan konsumsi listrik, disamping itu pelanggan tidak perlu berurusan dengan pencatatan meter setiap bulan, dan tidak perlu terikat dengan jadwal pembayaran listrik bulanan. Karena persediaan kWh dapat ditambah berapa saja dan kapan saja sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Latar belakang diluncurkannya program ini sebagai wujud komitmen PLN untuk terus meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan dengan berbagai bentuk inovasi. Selama ini banyak pelanggan mengeluhkan mengenai pencatatan meter, jumlah tagihan yang tidak menentu setiap bulan, banyak pula keluhan mengenai tagihan listrik di rumah kontrakan/kos.
Sementara, Ketua Rt 06/9 Desa Cinangka Kecamatan Ciampea, Sunardi (35), mengatakan belum ada undangan sosialisasi listrik pra bayar dari pihak Desa maupun UPJ Leuwiliang, meskipun sudah cukup banyak warganya yang menggunakan listrik pra bayar.
"Banyak warga saya yang bertanya adanya meteran pulsa, tapi saya sendiri hanya mengetahui sedikit tentang itu dari media massa. Apalagi sampai saat ini belum ada undangan dari Desa untuk sosialisasi penggunaan pulsa", ujar Sunardi.
Secara terpisah, Umi (52), warga Perumahan Griya Salak Asri A1/6 Desa Cinangka mengaku merasa lebih hemat setelah menggunakan meteran pulsa dan tak perlu khawatir lagi dengan lonjakan tagihan tiap bulan, seperti yang pernah dialami sebelumnya.
"Sekarang mah umi sehari cuma 1 ribu sehari pakai pulsa na, padahal umi aya kulkas, aya televisi, loba barang elektronik pokok na irit dibanding dulu sebelum pakai meteran pulsa", kata umi kepada berita bogor, Kamis (21/4/2011).

TENTANG LISTRIK PRA BAYAR
Dengan adanya Listrik Pra Bayar pelanggan dapat dengan mudah mengendalikan pemakaian listriknya sesuai dengan kebutuhan.
Sementara, Ketua Rt 06/9 Desa Cinangka Kecamatan Ciampea, Sunardi (35), mengatakan belum ada undangan sosialisasi listrik pra bayar dari pihak Desa maupun UPJ Leuwiliang, meskipun sudah cukup banyak warganya yang menggunakan listrik pra bayar.
"Banyak warga saya yang bertanya adanya meteran pulsa, tapi saya sendiri hanya mengetahui sedikit tentang itu dari media massa. Apalagi sampai saat ini belum ada undangan dari Desa untuk sosialisasi penggunaan pulsa", ujar Sunardi.
Secara terpisah, Umi (52), warga Perumahan Griya Salak Asri A1/6 Desa Cinangka mengaku merasa lebih hemat setelah menggunakan meteran pulsa dan tak perlu khawatir lagi dengan lonjakan tagihan tiap bulan, seperti yang pernah dialami sebelumnya.
"Sekarang mah umi sehari cuma 1 ribu sehari pakai pulsa na, padahal umi aya kulkas, aya televisi, loba barang elektronik pokok na irit dibanding dulu sebelum pakai meteran pulsa", kata umi kepada berita bogor, Kamis (21/4/2011).

TENTANG LISTRIK PRA BAYAR
Dengan adanya Listrik Pra Bayar pelanggan dapat dengan mudah mengendalikan pemakaian listriknya sesuai dengan kebutuhan.
Banyak manfaat yang didapat oleh pelanggan dengan adanya program prabayar ini, antara lain :
- Pelanggan dapat dengan mudah memantau pemakaian listriknya setiap saat
- Pelanggan dapat mendisiplinkan diri sendiri untuk menggunakan listrik sesuai anggaran belanja
- Pelanggan tidak lagi berurusan dengan pencatat meter dan jadwal pembayaran setiap bulan
- Pelanggan dapat membeli token (isi ulang energy listrik) di payment point, ATM dengan jaringan yang luas dan outlet-outlet PPOB
- Tidak ada istilah menunggak
- Privasi pelanggan tidak terganggu
- Tidak dikenakan Uang Jaminan Langganan
- Pelaksanaan penyambungan cepat
Listrik Pra bayar ini dapat dinikmati oleh pelanggan PLN tegangan rendah di seluruh wilayah Jawa Timur mulai awal bulan Desember 2009. Untuk pengajuan pemasangan listrik pra bayar pelanggan dapat datang ke loket pelayanan PLN dengan proses sebagai berikut :
A. Kendali PLN
- Pelanggan Mendaftar
- Survey
- SIP
- Tandatangan SPJBTL
- Copy SLO atau Surat Pernyataan (Bila SLO Belum ada)
- Bayar BP dan Token Perdana
- Pasang SR dan APPPlus Terminal bila SLO blm ada
B. Kendali Calon Pelanggan / Pelanggan
- Pemasangan IML
- Pengurusan SLO
Catatan : Listrik prabayar ini bukan hanya untuk pelanggan pasang baru, namun pelanggan pasca bayar (existing) pun dapat mengajukan migrasi dari pasca bayar ke prabayar.
- Pembelian Token dapat diperoleh di payment point yang telah bekerja sama dengan PLN, yaitu :
- BPR KS (Bank Perkreditan Rakyat Karyajatnika Sadaya)
- BANK BUKOPIN
- PT POS Indonesia
- BNI
- BRI
TOKEN
TOKEN adalah kode yang di masukkan ke Meter Listrik Pra Bayar sehingga dapat menyalurkan sejumlah listrik (kWh) tertentu ke instalasi konsumen. Token terdiri dari 20 (dua puluh) angka yang bersifat unik, hanya untuk nomor meter Prabayar tertentu.
- Nilai token terdiri dari unsur kWh, PPJ dan Materai.
- Token memiliki berbagai pilihan nilai tertentu : Rp. 20.000,- Rp 50.000,- Rp. 100.000,- Rp 250.000,- Rp 500.000,- Rp. 1.000.000,- dan pelanggan pada saat membeli token dapat memilih nilai nominal sesuai dengan yang dikehendaki seperti tersebut diatas.
- Token tidak memiliki expired date (kadaluawarsa)
PENGGUNAAN LISTRIK PRABAYAR
LANGKAH 1 :
Sebelum menggunakan listrik prabayar, voucher token harus dibeli dari tempat penjualan token terdekat. Nomor serial meter harus sesuai dengan identitas pelanggan, agar token kWh dapat digunakan. Pada saat membeli token pelanggan akan mendapatkan 20 digit yang tertera di struk pembelian. Masukkan 20 digit nomor token di struk ke meter anda.
PENTING :
- Token hanya dapat dipakai untuk nomor seri meter tertentu
- Token hanya dapat digunakan sekali pakai

Tidak ada komentar