header_ads

Program City Gas Segera Diluncurkan

Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Pemerintah Kabupaten Bogor, Kusparmanto mengatakan pro­gram penyambungan gas alam perkotaan (City Gas) yang rencananya akan diluncurkan Pemkab Bogor.

Program bagi 4.000 warga di tiga kelurahan di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bo­gor khusus diperuntukan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah atau menengah ke bawah."Program ini memang dipe­runtukan bagi kelompok ma­syarakat menengah ke bawah. Maka dari pemasangan atau penyambungan pipa hingga ke rurnah warga tidak dikenakan biaya," ungkap Kusparmanto, kepada wartawan, Selasa (26/4) kemarin di ruang kerjanya.

Saat ini lanjut dia tengah gen-car dilakukan sosialisasi kepada warga di tiga kelurahan tersebut yakni, Kelurahan Harapan Jaya, Kelurahan Tengah dan Kelura­han Sukahati. "Warga menyambut baik tentang program pema­sangan pisa gas alam ini. Bahkan mereka minta agar pema­sangan dipercepat," tandasnya.

Secara terpisah Kepala Bidang Migas dan Panas Bumi pada Di­nas ESDM Kabupaten Bogor, Budi Pranomo mengatakan, ada beberapa persyaratan yang ha-rus dipenuhi oleh sebuah dae-rah bilamana hendak menggunakan jaringan gas bumi, diantaranya merupakan daerah penghasil gas, dilalui infrastruktur gas, dan memiliki anggaran yang cukup untuk memasang instalasi gas.

"Kabupaten Bogor memenuhi salah satu persyaratan diatas, yaitu dilalui infrastruktur gas tepatnya disepanjang jalan raya Jakarta Bogor, untuk itu kami telah mengusulkan kepada Dirjen Migas, agar Kabupaten Bogor diberi kesempatan untuk menggunakan jaringan gas dari PGN tersebut, dengan dibiayai APBN pusat tentunya," ujar Budi,

Menurut Budi, tiga kelurahan yang nantinya akan dipasang in-talasi gas adalah Kehirahan Su­kahati, Harapan Jaya dan Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong. Tiga kelurahan ini dipilih karena dianggap paling dekat dengan keberadaan pipa PGN."Sedikitnya 4.000 rumah yang nantinya akan dipasangi instalasi gas, tahun ini kami sedang merampungkan Detail En­gineering Design (DED) dan untuk fisiknya akan dilaksanakan tahun depan," tandasnya.

Dijelaskan Budi, penggunaan gas bumi dipastikan lebih hemat dibandingkan dengan penggu­naan gas elpiji. Pelanggan hanya perlu membayar berapa banyak gas yang mereka gunakan setiap bulannya sesuai dengan meteran yang ada, dan tentunya dengan harga yang sangat terjangkau."Selain murah, penggunaan gas bumi ini juga amah dan beresiko rendah. Karena insta­lasi yang dipasang kerumah-rumah warga harus rnengikuti spesifikasi yang sudah ditentukan Perusahaan Gas Negara," tegasnya.

Kepala Dinas ESDM Kabu­paten Bogor, Kusparmanto menambahkan, sebanyak 4.000 sambungan pertama pemasangannya akan digratiskan oleh pemerintah karena merupakan proyek percontohan. "Untuk 4.000 pelanggan per­tama, pemasangannya digratis­kan karena merupakan proyek percontohan. Selanjutnya pro­yek ini akan terus dikembangkan kewilayah lainnya secara bertahap," imbuhnya. (ugi/als)



Sumber : Pelita 27/4/2011
foto : Grassnews

2 komentar:

  1. Di perumahan BDB 2 sukahati masih banyak warga yang belum dapat formulir yang dibagikan Rt, Bbagaimana cara mendaftar supaya dipasangkan juga. Tks

    BalasHapus
  2. Betul, di perumahan BDB 2 Sukahati untuk pemasangan nya masih belum merata ada yang dipasang dan ada juga yang belum, bagaimana cara mendaftar ? mohon informasinya yg jelas agar warga tidak merasa tebang pilih saja, karena pada saat proyek pemasangan pipa semua warga juga kena dampak kotor dari tanah galian dan rusak jalan yang telah diaspal/dipelur oleh swadaya masyarakat sendiri.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.