header_ads

Warga Cibadung Desak Galian Pasir Ditutup

Warga Desa Cibadung minta Bupati tutup galian yang mengganggu ketertiban dan merusak lingkungan. Hal tersebut disampaikan langsung Basadi (67) warga Desa Cibadung Kecamatan Gunung Sindur saat berdialog dengan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman pada Jumat Keliling di Masjid Al Ikhlas, Jumat (25/11/2011).

Galian pasir yang berada di desa tersebut diakui Basadi mengganggu kenyamanan warga sekitar, khawatir jika terus-menerus menggali akan merusak lingkungan terutama ekosistem di lokasi tersebut. Olehkarenanya mewakili warga Basadi meminta Bupati menutup galian mudarat tersebut.

Menanggapi permintaan warga, Karyawan Faturachman (KF) mengatakan bahwa galian tersebut sudah ditutup oleh Bupati Bogor Rachmat Yasin. Namun sepertinya ada kelengahan dalam pengawasan sehingga galian tersebut kembali beroperasi. “Sebetulnya galian tersebut sudah ditutup, namun dalam pengawasan kami beserta Danramil dan Kapolsek tidak bisa setiap saat memantau dan mendengar kabar tersebut. Olehkarena itu saya menghimbau Camat untuk berperan aktif mengawasi hal ini”, ungkap KF.

Selain menyoal galian pasir, warga pun meminta pemerintah daerah untuk membangun sarana olahraga. Pasalnya para remaja setempat yang senang berolahraga selama ini tidak terfasilitasi akibatnya mereka banyak yang bengong karena tidak terfasilitasi.

Menurut KF utnuk menyediakan sarana olahraga seperti lapangan bola atau gelanggang olahraga (Gor), Pemerintah Daerah tida mungkin bisa bekerja sendiri. Perlu ada gotong royong masyarakat setempat. “Misalnya, di Desa ini ada tanah kosong yang statusnya jelas, silahkan masyarakat mengajukannya. Insyallah pemda akan Bantu membangun. Sebelumnya pemda telah menghasilkan Gor di Leuwiliang ini juga karena ada partisipasi masyarakatnya.

Dialog yang dilakukan usai Shalat Jumat itu, mengundang antusias warga sekitar untuk berdialog secara langsung kepada pemimpin daerahnya, sebab aspirasi masyarakat akan langsung diserap pimpinan tanpa melalui perantara.

Usai shalat Wakil Bupati menyampaikan dana bantuan untuk masjid sebesar 25 juta rupiah. Di akui Wabup, ini adalah uang APBD yang juga menjadi hak masyarakat, bukan uang pribadinya atau pribadi Bupati. Tujuannya membantu Dewan Keluarga Masjid untuk membangun atau menyelesaikan pembangunan masjid. Wabup pun menyempatkan diri untuk foto bersama warga sekitar. (rido/als)




Sumber: kabupaten Bogor 25/11/2011

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.