header_ads

Warga Gunung Sindur Butuh Petunjuk Jalan

Warga Kecamatan Gunung Sindur meminta adanya petunjuk jalan yang mengarahkan pengguna jalan menuju Gunung Sindur.

Pasalnya Gunung Sindur menjadi gerbang Kabupaten Bogor dari wilayah Tanggerang Selatan. Aspirasi tersebut diungkapkan warga saat menghadiri kegiatan Rebo Keliling di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Gunung Sindur, Rabu (30/11/2011).

Tidak adanya pentunjuk jalan yang mengarahkan ke wilayah Gunung Sindur dikeluhkan warga sebab akan berdampak pada hilangnya investor yang berpotensi menanamkan modalnya di wilayah tersebut. Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan langsung menerima aspirasi warga dan segera merealisasikannya dalam waktu dekat.

Rapat Minggon Keliling atau Boling kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman dan didampingi oleh anggota DPRD Wawan Resdiawan, Sekda Kabupaten Bogor Hj. Nurhayanti dan para pimpinan Dinas, Perusahaan Daerah, Badan se-Kabupaten Bogor.

Dalam Rapat tersebut Karyawan Faturachman mengatakan, APBD tahun 2012 telah diparipurnakan dan mencapai angka 3,4 triliun rupiah. Sementara kebutuhan Kabupaten Bogor yang dihimpun melalui Musyawarah Pembangunan Nasional mencapai 35 triliun rupiah. Artinya masih belum mencapai kebutuhan Kabupaten Bogor.

“Menyikapi permasalahan ini kita butuh yang namanya gotong royong, karena tidak mungkin kami sendiri berupaya membangun Kabupaten Bogor. Perlu adanya peran serta masyarakat dalam pembangunan. Gotong royong adalah perilaku budaya, ini adalah aspek peradaban kita. Maka jika ini kita jaga kita akan bisa bangkit dan membangun Kabupaten Bogor secara bersama-sama”, jelas Karyawan.

Sementara itu dalam dialog pemerintah dengan masyarakat setempat, selain masalah petunjuk jalan masalah lain dikeluhkan warga. Masalah itu antara lain rusaknya jembatan, rusaknya jalan utama, kemacetan, tata ruang kecamatan yang tidak beraturan, pendidikan dan kesehatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Hj. Nurhayanti memerintahkan dinas-dinas terkait untuk menampung aspirasi warga, menjelaskan, dan segera mengatasi permasalahan tersebut. “Kami berterima kasih telah diberikan masukan, hal ini akan segera kami kaji dan kami atasi melalui dinas terkait”, ungkap Nurhayanti. (rido/als)



Sumber: Kabupaten Bogor 30/11/2011

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.