header_ads

Jalan Situs Batu Karut Rusak Berat


TAMANSARI- Warga kampung batu karut  desa Pasir Eurih Kecamatan Tamansari menagih janji Kepala Desa yang akan mengaspal jalan desa sepanjang 700 meter tepatnya di kampung batu Karut,Rt 04 /09 desa Pasir Eurih.

Warga meminta agar direalisasikan.pembangunan jalan  yang lebarnya  2,5 meter dan panjang kurang lebih 700 meter.

Kondisi jalan tersebut sangat rusak parah selain itu dengan  kondisi jalan tersebut mengakibatkan roda perekenomian warga setempat menjadi terhambat mengingat jalan tersebut adalah merupakan salah satu akses jalur utama yang sering kali di lalui oleh warga.
 
"Kami menuntut janji terhadap kepala desa yang akan memperbaiki jalan pengaspalan semenjak tahun 2006, namun faktanya hingga saat ini jalan tersebut belum ada perbaikan bahkan di biarkan begitu saja sehingga jalan tersebut bertambah rusak parah,sementara warga menilai janji kepala desa hanya omong doang,’’ujar Entis selaku tokoh masyarakat setempat.

Menurutnya dengan  jalan rusak yang belum di perbaiki masyarakat merasa dikucilkan dan tertinggal, sementara penyebab jalan rusak pengendara sepeda motor kerap kali tergelincir. Selain itu warga yang melintas sering kali mengalami kecelakaan, apalagi dimusim penghujan seluruh badan jalan menjadi licin. "Saya berharap kepala desa jangan hanya mengumbar janji belaka, karena masyarakat sudah merasa jenuh dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah tanpa adanya upaya yang jelas dan jangan menunggu habisnya kesabaran warga, apalagi ketika pemilihan kepala desa dahulu pernah mengumbar janji kepada warga,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Pasir Eurih H.Waca saat di ruang kerjanya, Kamis (2/3/2012) membeberkan terkait kondisi jalan rusak parah pihaknya sudah melakukan pembangunan jalan betonisasi dari kampung Batu Karut sampai Dukuh Enteng menggunakan dana PNPM.

Selanjutnya dari kampung Batu Karut sampai Pasir Eurih untuk pembangunan jalan betonisasi maupun pengaspalan belum terealisasikan dikarenakan tidak adanya anggaran. Pihaknya berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencari solusi bahkan sudah di ajukan tiga kali ke pihak dinas terkait melalui musyawarah rencana pembangunan ( musrembang ) namun hal ini belum ada tanggapan dari pihak dinas terkait.

"Padahal setahun yang lalu desa pasir eurih akan merealisasikan pembangunan jalan untuk betonisasi namun warga menolak," kilah Waca. (suhanda)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.