header_ads

Pemkab Bogor RS Karya Bhakti Kerjasama JSN


DRAMAGA -Layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor dinilai belum memadai. Hal terbukti masih banyak warga masyarakat yang terpaksa harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk berobat ke rumah sakit yang ada. 

Selain keterbatasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, baik dari segi jumlah maupun sarana dan prasarana yang belum menunjang, ditambah lagi tenaga medis yang ada jumlahnya masih sangat kurang, terutama di wilayah bagian Barat. 

Melihat kondisi ini, Yayasan Karya Bhakti menerima permintaan Pemkab Bogor untuk menjalin kerjasama pelayanan kesehatan dengan memberlakukan sistem Jaminan Sosial Nasional (JSN), sebagai pengganti Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), dan Jaminan Perawatan (Jampersal). Sehingga secara nasional masyarakat yang tidak mampu akan memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis.

Pembina Yayasan Karya Bhakti Subagyo Parto Diharjo mengatakan pihaknya bersama Pemkab Bogor sudah menjalin kerjasama pelayanan kesehatan yang bersifat nasional. Kerjasama ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi oleh Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturachman, di wilayah Kecamatan Dramaga, Bogor (27/03) pagi.

“Kerjasama pelayanan kesehatan yang kami jalin ini akan diberlakukan pada tanggal 1 Januari 2014 mendatang. Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi dibangun lima lantai, dengan 108 kamar dan fasilitas lengkap dan memadai,” terangnya.

Subagio menambahkan, dengan berlakunya sistem tersebut, nantinya dibutuhkan sekitar 500 Rumah Sakit tambahan, agar dapat membantu program pemerintah dalam menyehatkan masyarakat dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Sementara, Wakil Bupati Karyawan Faturachman menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan masyarakat menjadi prioritas Pemkab Bogor. Namun pelayanan tersebut tidak hanya sekedar mengobati orang sakit, melainkan pula mengajak anggota masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
 
“Kami memang punya prioritas pembangunan terutama di bidang kesehatan. Ketika kami evaluasi tiap tahunnya, memang ada peningkatan pelayanan publik. Terutama di bidang kesehatan, salah satunya dengan dibangunnya RS Umum Daerah dan Swasta. Sisi lainnya ini akan menyerap angka tenaga kerja di Kabupaten Bogor,” katanya.

Namun, Wakil Bupati beranggapan bukan hanya melalui pembangunan RS Daerah, tetapi juga perlu menambah tenaga kesehatan terutama Dokter. Karena kewenangan mengangkat tenaga medis ini bukan kewenangan Pemkab.(ice)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.