Kualitas Pendidikan Kabupaten Bogor Meningkat
CIBINONG - Meningkatkan
kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bogor tidak lagi membedakan
antara Lembaga Pendidikan Formal dan Informal.
Dalam Rapat Minggon Keliling di Kecamatan Leuwisadeng (30/5/2012), Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman menjelaskan Dinas Pendidikan menghabiskan sekitar Rp. 1,1 Triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanpa membedakan formal atau informal.
Dalam Rapat Minggon Keliling di Kecamatan Leuwisadeng (30/5/2012), Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman menjelaskan Dinas Pendidikan menghabiskan sekitar Rp. 1,1 Triliun untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanpa membedakan formal atau informal.
"Wajib
pendidikan dasar kita baru sampai rata-rata 8,25 artinya baru sampai
SMP. Di Jawa Barat kita berada di posisi 25 dari 26 Kabupaten dan Kota.
Kita menyikapi ini dengan memprioritaskan pendidikan dalam pembangunan.
Dana yang dekeluarkan untuk pendidikan mencapai 1,1 triliun dari total
APBD 3,2 triliun rupiah", jelas Wabup.
Wabup
menambahkan, pada tahun ini SMP 2 Leuwisadeng akan dibangun, tanahnya
sudah ada, bantuan pembangunan turun langsung dari Kementrian
Pendidikan. Kemudian wacana dana hibah untuk PAUD sekarang sudah dalam
tahap verifikasi kedua. Saat ini dari 1000 PAUD yang ada di Kabupaten
Bogor baru 10 yang sudah mendapatkan bantuan. Tak hanya itu, Lembaga
pendidikan seperti madrasah dan pesantren pun tak luput dari perhatian
Pemda.
Tak
hanya membahas masalah pendidikan, Wabup acap kali menjelaskan, capaian
PBB di Leuwisadeng masih 60 persen. Bayar pajak bukan kewajiban tapi
timbul dari rasa memiliki, jadi pajak dikeluarkan dengan kesadaran penuh
karena kita ingin membangun jalan dan yang lainnya.
"Ini
adalah rumah kita kita yang harus membangun. Jika bukan kita, siapa
yang akan membangun, kita gotong royong dan berpartisipasi dalam
pembangunan. Jadi bayar pajak jangan sampai merasa terpaksa karena
kepala desa atau camat", ujar KF.
Sebelumnya,
KF yang didampingi Wakil Ketua PKK Kabupaten Bogor, Saptariyani
meresmikan Rumah Pintar Desa Sibanteng dan Kantor UPK Leuwisadeng. Dalam
peresmian Rumah Pintar bantuan PT.Antam Tbk tersebut KF sempat membaca
buku-buku yang tersedia. (Rido/Ice)

Tidak ada komentar