Warga Cilebeut Kecewa Layanan Kesehatan Minim
SUKARAJA - Warga Cilebut mengadukan
minimnya pelayanan Puskesmas di wilayah yang lokasinya tak jauh dari pusat
pemerintahan Kabupaten Bogor kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin.
Hal ini diutarakan warga setempat, Asep (43) saat
diberikan kesempatan Bupati untuk menyampaikan aspirasi warga pada kegiatan
Saba Desa atau Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al-Barokah, Kampung Bojong
Sempu, Desa Cilebeut Barat, Kecamatan Sukaraja, Jumat (22/6/2012).
“Selain pelayanannya kurang memuaskan, puskesmas
tersebut juga sering tutup sebelum waktunya, padahal masih ada warga yang ingin
berobat,” kata Asep bersemangat menyuarakan aspirasi warga Cilebeut yang selama ini tidak kunjung mendapat pelayanan kesehatan secara baik.
Mendengar hal tersebut, Bupati Rachmat Yasin langsung
memerintahkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesehatan di Kecamatan Sukaraja untuk
mengawasi kinerja para tenaga kesehatan di Puskesmas Cilebut.
“Saya minta UPT Kesehatan untuk mengawasi kinerja
para tenaga medis di puskesmas tersebut, untuk segera perbaiki kinerjanya dalam
memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Dia mengatakan, pada tahun 2013 yang akan datang
jalan tembus dari Cilebut menuju Pasir Jambu akan segera dioperasikan.
”Setelah kita lebarkan, jalur tembus tersebut langsung dioperasikan,
mengingat kemacetan di Cilebut yang sudah semakin parah,” tandasnya.
Bupati juga berjanji dalam waktu dekat Pemerintah
Kabupaten Bogor akan segera memberikan bantuan sapi perah untuk peternak di
Cilebut. ”Kami akan segera berikan bantuan sapi perah, karena wilayah ini
ternyata juga berpotensi menghasilkan susu sapi,” tegasnya.
Seperti biasanya pada Jumling kali ini bupati
juga menyerahkan bantuan untuk sarana dan prasarana keagamaan dari Pemerintah
Kabupaten Bogor sebesar 25 juta rupiah. (ICE)
Tidak ada komentar