Wisatawan Taman Safari Tewas Terhimpit Bus
CISARUA - Seorang wisatawan tewas terhimpit
Bus Pariwisata yang mengangkut rombongan TK Tunas Harapan Tarumajaya,
Bekasi, Rabu (20/6/2012), sekira pukul 09:30 WIB.
Kejadian bermula, saat korban yang
merupakan anggota rombongan TK Darul Ulum, Cikarang Bekasi, sedang
berkumpul bersama beberapa peserta rombongan di area parkir TWM yang
berlokasi di Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor setelah
beberapa saat turun dari kendaraan bus yang mengangkutnya.
Peristiwa tak diinginkan itu menimpah Tia (26), seorang
pengunjung Taman Wisata Matahari (TWM). Pasalnya, korban yang belakangan
diketahui sebagai warga Kampung Jatipilar Rt 11/02, Desa Serang,
Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Saat sedang berkumpul, tiba-tiba sebuah
bus pariwisata bernopol B 7986 NL yang dalam posisi terparkir dan tanpa
penumpang menggelinding tepat mengarah terhadap kumpulan rombongan
tersebut.
Melihat kejadian itu, para pengunjung
yang lain pun berteriak agar mereka segera pergi menyelamatkan diri. Tak
ayal para peserta rombongan TK Darul Ulum pun pontang-panting berlarian
ke segala penjuru guna menghindari bus tersebut.
Karena kejadian tersebut sangat cepat serta di luar dugaan korban pun tidak sempat menyelamatkan diri. Akibatnya, korban terseret hingga beberapa meter sebelum akhirnya terhimpit di antara dua buah kendaraan bus. Korban tewas di tempat. Sedangkan dua peserta rombongan lainnya menderita luka ringan.
“Korban tidak sempat menyelamatkan diri,
lalu tergencet di antara bus yang terparkir dan bus yang mengelinding
tersebut,” tutur, Muniroh (45), salah seorang saksi mata.
Korban dilarikan ke RSPG Cisarua oleh
beberapa peserta rombongan yang lain. Tak berselang lama, Unit
Lakalantas Polres Bogor, Subnit Ciawi, segera mendatangi lokasi dan
melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kendaraan bus beserta pengemudinya
telah kami amankan guna dimintai keterangan,” ujar anggota Lakalantas
Polres Bogor, Aipda Sumanto.
Ia menambahkan, berdasarkan pengakuan
pengemudi bus, kondisi rem pada kendaraan tersebut telah dua pekan rusak
dan belum diperbaiki. Berdasarkan hasil olah TKP, pengemudi saat
memarkirkan kendaraan perseneling dalam keadaan netral. “Hasil
penyelidikan sementara, ini murni kelalaian pengemudi,” pungkasnya (rfs/als)

Tidak ada komentar