header_ads

Buruh Bogor Tuntut Hak Tenaga Kerja


CIBINONG- Ribuan buruh dari sejumlah kawasan industri di Kabupaten Bogor Bogor, Jumat mengepung Kantor Bupati Bogor di Jalan Tegar Beriman, Kecematan Cibinong.

Mereka menunut penangguhan upah minimun dan pemberlakuan struktur skala upah harus segera terealisasi.

“Selama ini kami diperlakukan tak adil, padahal kami merupakan ujung tombak sektor industri. Tanpa adanya upaya peningkatan kesejahteraan, kinerja buruh terganggu dan berimbas pada kualitas industri,” ujar Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Bogor, Nadi Harza.

Ribua buruh ini dengan mengendarai sepeda motor sebelumnya berkumpul di gerbang Pemkab Bogor di Jl. Raya Bogor-Jakarta. Kemudian dengan pengawalan pengawal petugas Polres Bogor mereka bergerak ke Kantor Bupati Bogor. Di lapangan Tegar Beriman itu mereka menggelar orasi.

Selain itu mereka juga itu penegakan hukum ketenagakerjaan untuk praktek-praktek antiberserikat, upah layak, mewajibkan perusahaan mengikutsertakan karyawan dalam Jamsostek, serta pengawasan kepolisian terhadap perusahaan yang melanggar hak buruh.

Sejumnlah perwakilan mereka diterima Ketua Komisi A DPRD Ade Munawaroh dan mendiskusikan permasalahan itu terlebih dahulu. Setelah ditemukan solusi, dewan menerbitkan rekomendasi untuk menyelesaikan masalah.

Salah satu perwakilann mereka, Nadi mengatakan, dalam aksi tuntutannya, SPN tidak pernah menyinggung masalah penetapan upah minimum kabupaten (UMK). Menurut dia, hal itu adalah kewenangan dewan pengupahan (Depekab) dan Bupati sebagai kepala daerah. Terlebih, saat ini Depekab tengah melakukan survei kabutuhan hidup layak (KHL) di Kabupaten Bogor.


Arus lalullintas Cibinong macet

Aksi unjuk rasa buruh di Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor mengakibatkan macet parah di sepanjang Jalan Raya Jakarta Bogor KM 46, Cibinong, Bogor. Sebelumnya, jalanan di daerah itu tidak pernah macet.


Dari pengamatan dilapangan, pintu keluar ke jalan tol Sentul telah ditutup oleh polisi dan dibantu oleh satpol pp dan TNI.

Sementara, pengamanan ketat TNI bersenjata laras panjang dan polisi juga terlihat di gerbang tol Citeureup, pintu masuk lain menuju Pemkab Bogor. Sejumlah mobil panser milik kepolisian juga terlihat di sana.

Bahkan, sejumlah polisi menempatkan kursi, beberapa ratus meter di depan pintu masuk tol Citeureup menuju Jakarta.

Akibat mogok daerah tersebut, jalanan di sekitar Cibinong menjadi semrawut karena macet yang mengular. Para penumpang kebingungan melihat keruwetan jalan hal inilah buruh tidak mendapat simpati masyarakat . (als)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.