header_ads

Kemacetan Lalulintas Akibat Proyek Tol BOR

KOTA BOGOR – Pengendara mengeluhkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas setiap pagi, siang dan sore hari akibat pengerjaan pembangunan tol layang Bogor Out Ring Road (BORR) tahap II.

Lokasi kemacetan di Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal, Bogor sungguh menyiksa pengendara. DLLAJ Kota Bogor mengimbau pengendara menghindari jalan ini terutama pada jam-jam sibuk.

Kemecatan parah terutama selepas keluar Tol BORR yang bersinggungan dengan kendaraan dari Warung Jambu, putaran underpass, dan depan Perumahan Kedungbadak Baru. Antrian panjang pada jam-jam sibuk terjadi dari underpass hingga pertigaan Yasmin. “Tobat! Jangan lagi lewat jalan ini pada jam-jam sibuk. Macetnya minta ampun,” keluh Arthur Hermans pengendara mobil.

Dia dari Warung Jambu, Kota Bogor hendak ke Cibinong membutuhkan waktu dua jam lebih. Padahal biasanya sebelum adanya Tol BORR dan pembangunan tiang pancang BORR Tahap II hanya sekitar 25 menit. “Polisi dan petugas DLLAJ tak bisa berbuat banyak atasi kemacetan di jalan ini,” katanya.

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas DLLAJ, Dody Wahyudin mengakui adanya titik-titik rawan penumpukan kendaraan. Penyebabnya, adanya penyempitan jalan yang awalnya empat jalur menjadi dua jalur. “Kondisi lalu lintas di jalan relatif lancar, kecuali pada jam-jam sibuk karena meningkatnya volume kendaraan,” akunya.

Jika terjadi antrian panjang kendaraan, pihaknya bersama petugas Satlantas Polres Bogor Kota mengarahkan ke jalan alternatif.

Rute jalur alternatif itu, dari arah Tol BORR-Jl. KS Tubun arah simpang Jambudua-Jl. Ahmad Yani-Jl RE Martadinata-Jl. Manunggal – Jl. Abdullah bin Nuh arah simpang Yasmin.

Sedangkan dari arah Parung, Jl. Sholis dari arah Salabenda- Jl.Abdullah bin Nuh arah simpang Johar-a Jl. Sholis arah underpass. “Selain jalur alternatif di titik-titik tersebut pula sudah dipasang spanduk pengalihan jalur,” ujarnya. (iwan/poskota)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.