header_ads

Megawati Soekarno Putri Orasi HUT PDI Perjuangan


Pada perayaan puncak, Ketua umum Megawati Soekarno Putri menyampaikan orasi politik pada HUT PDI Perjuangan ke-40 di waduk Ir. H. Djuanda, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. 

Dalam orasinya tersebut Megawati melihat usia ke-40 PDI Perjuangan sebagai masa kebangkitan partai mengemban amanat rakyat.

"Pada usia ke 40 ini saya melihat terang benderang.  Ada celah bagi partai untuk bisa mewujudkan tanggung jawab masyarakat adil dan makmur," kata Megawati dihadapan ribuan kader PDI Perjuangan di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (10/1/2013).

Usia 40 merupakan usia istimewa. Dalam kehidupan manusia, usia 40 adalah awal kehidupan. Megawati mengistilahkan usia ke-40 sebagai "Life begins at fourty".

Megawati mengatakan selama 40 tahun PDI Perjuangan berkiprah, partai berlambang kepala banteng itu telah berhasil melewati berbagai ujian sejarah. Ujian terberat adalah ketika masa Orde Baru. Dimana partai banyak mengalami tekanan politik yang justru membua kader PDI Perjuangan tumbuh dewasa.

"Kita pernah diuji menghadapi tahun-tahun vivere pericoloso (tahun-tahun yang sulit) di bawah rezim otoritarian Orde Baru," kata Megawati.

Selain pada masa Orde Baru, PDI Perjuangan, kata Megawati, juga pernah diuji sebagai partai peretas jalan reformasi. Selanjutnya PDI Perjuangan diuji menjadi partai yang berkuasa dan akhirnya memilih jalu oposisi di penghujung usia ke 40.

Megawati mengatakan PDI Perjuangan telah membuktikan diri mampu melewati gemblengan ujian sejarah. Kader PDI Perjuangan mampu mengonsolidasikan diri di bidang penataan struktural maupun konsolidasi ideologi. Tanpa  kesabaran revolusioner. Tidak mungkin PDI Perjuangan melalui ujian itu, ujar Megawati.

Megawati berharap kader PDI Perjuangan bisa hidup sebagai alat perjuangan rakyat. Sebab hal itu merupakan tanggung-jawab sejarah dan ideologis maha besar yang hingga hari ini belum mampu diwujudkan.



Dihadiri puluhan ribu kader

Ketua Pelaksana Lokal Jabar Gatot Tjahjono mengatakan, dalam puncak HUT PDIP ke 40 nanti, mantan Presiden RI itu akan berorasi politik di hadapan seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota dari PDIP se-Indonesia.

"Ada puluhan ribu orang yang datang dari DPC terdekat serta dari DPP," kata.

Karena bertemakan "Selamatkan air untuk kedaulatan pangan", akan diisi juga dengan kegiatan menanam pohon serta menyebarkan benih ikan di kawasan Waduk Jatiluhur.

Selain itu ada juga penghargaan kepada ahli waris almarhum tokoh pembuat waduk jatiluhur melalui keluarga almarhum Ir H Juanda dan almarhum Ir Sutami.

"Pemberian penghargaan diberikan langsung Ketua Umum. Juga akan memberikan penghargaan kepada almarhum keluarga Ki Marhaen, serta kepada para tokoh dan senior PDIP," katanya.

Kordinator media centre Paten (Rieke-Teten), Waras Wasisto mengatakan, kepercayaan Jawa Barat menjadi tuan rumah pada HUT PDIP ke 40, tak lepas dari bagian untuk membulatkan tekad memenangkan pasangan yang akan bertarung dalam Pilgub Jabar 2013 nanti.

"Ini menjadi semangat dan energi agar Rieke dan Teten bisa menang dan memimpin Jabar bersih Jabar baru," terangnya. (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.