header_ads

DLLAJ Akan Tertibkan Angkutan Umum


CIBINONG – Awal tahun 2013 ini pihak DLLAJ Kabupaten Bogor akan bekerja lebih giat menertibkan sejumlah persimpangan jalan yang kerap mengalami kesemrawutan.
Kesemrautan di pertigaan Jalan Raya Jakarta-Bogor,  di depan Pasar Cibinong dan fly over Cibinong, semakin parah. 
Maraknya Kaki-5 yang berjualan di bahu jalan dan angkot  menurunkan dan menaikan penumpang seenaknya semakin memperparah kesemrautan. 
Belum lagi sejumlah bus menjadikan fly over Cibinong sebagai terminal bayangan.
Meskipun petugas DLLAJ Kabuaten Bogor dan Polres Bogor telah bertugas di sekitar pertigaan Pasar Cibinong dan lokasi penampungan sementara pedagang di ujung di  fly over Cibinong , sepertinya tak mampu mengatasi kesemrautan ini.
Apalagi keberadaan fly over yang sejatinya mengatasi kemacetan malah beralih fungsi menjadi tempat ngetem bus.
“Arus kendaraan dari arah Depok maupun dari Citeureup menumpuk dan dari arah Kota Bogor yang memutar di pertigaan ini. Parahnya lagi bus-bus dibiarkan ngetem di fly over,” ujar Arthur, warga Kel. Pabuaran Cibinong, Minggu (6/12/2013).
Keberadaan subterminal di Pasar Cibinong yang terlalu sempit lantaran hanya memiliki luas seribu meter, tak sebanding dengan jumlah angkot. Akibatnya angkot menghentikan dan menaikan penumpang di luar subterminal. Kondisi ini diperparah dengan lalulalang orang yang menyeberang.
Kepala Dinas DLLAJ Kabupaten Bogor Soebintaoro mengatakan pihaknya akan mengatasi kesemrautan di  pertigaan ini. Pihaknya berulangkali bekerjasama dengan Satpol PP dan Polres Bogor mengurai kemacetan ini, tapi tak banyak membuahkan hasil.
"Akan dilakukan penertiban Kaki-5 oleh Satpol PP lalu dipasang pagar pembatas di depan Pasar Cibinong. Selain itu pihaknya menertibkan angkot yang berhenti termasuk melarang bus ngetem di fly over," tambahnya. (*als)





Foto : Depan tempat penampungan sementara pedagang  di ujung  di fly over Cibinong semraut dikeluhkan sejumlah pegendara. (iwan)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.