header_ads

Rapat Pleno Penetapan DPT Pilgub


CIBINONG- Rapat Pleno KPU Kabupaten Bogor tetapkan sebanyak 3.339.895 orang pemilih pada pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar dan 7.379 TPS tersebar di 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor.

Jelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) pada 24 Februari mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor menggelar rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) bagi pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar tahun 2013 untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jumat (11/1/2013). 

Rapat pleno ini diselenggarakan di ruang serbaguna II, gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher, Asisten Pemerintahan Kabupaten Bogor Rudy Gunawan, perwakilan tim kampanye dari masing-masing calon, serta para anggota penyelenggara pemilihan umum di wilayah Kabupaten Bogor.

Sebanyak 3.339.895 orang pemilih, yang terdiri dari 1.713.206 pemilih laki-laki, dan 1.626.689 pemilih perempuan ditetapkan menjadi DPT pada pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar di tingkat Kabupaten Bogor. Tak hanya itu, terdaftar pula 7.379 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor termasuk TPS yang terdapat di Lembaga Pemasyarakatan Pondok Rajeg.

Usai disahkan, data DPT ini akan dikirimkan ke KPU Jabar, dan pada 15 Januari mendatang akan disampaikan di forum tingkat provinsi Jabar. Selain itu, oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor Ahmad Fauzi secara simbolis data DPT ini juga diserahkan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Bogor yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Kabupaten Bogor Rudy Gunawan, DPRD Kabupaten Bogor yang diwakili langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher, serta kepada para perwakilan tim kampanye dari masing-masing calon.

Ketua KPU Kabupaten Bogor Ahmad Fauzi menyatakan, KPU Kabupaten Bogor akan bekerja semaksimal mungkin terutama dalam menanggulangi permasalahan DPT di setiap penyelenggaraan pemilihan umum. 

“Masih ada peluang dimana adanya pemilih yang belum terdaftar, oleh karena itu nantinya para pemilih yang belum terdaftar tersebut dapat melaporkan kepada Panwaslu maupun tim kampanye agar dapat diteruskan kepada kami KPU Kabupaten Bogor untuk segera akan melaporkannya kepada KPU Jabar untuk segera didaftarkan menjadi pemilih tetap tambahan,” katanya.

Atas hal tersebut ia menghimbau bantuan seluruh pihak agar permasalahan tersebut dapat ditanggulangi dengan baik. 

“Kami menyadari bahwa untuk mengatakan 100 persen itu juga saya kira terlalu berlebihan karena permasalahan ini selalu ada, oleh karena itu saya meminta partisipasi masyarakat untuk dapat menyampaikan laporan mengenai masih adanya pemilih yang belum terdaftar,” himbaunya.

“Permasalahan DPT ini terjadi dimanapun dan kapanpun, tentunya kami berharap adanya sistem data kependudukan yang saat ini dilakukan oleh pemerintah yaitu E-KTP, jika sudah berjalan dengan baik mudah-mudahan demikian dapat mengikuti data DPT ini menjadi lebih baik lagi,” harapnya.  (ice)









Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.