Cagub Jabar Berlomba Rusak Pohon
Belum lama ini Walhi Jawa Barat menghimbau kepada masyarakat agar jangan memilih Calon Gubernur yang merusak lingkungan. Namun, pelanggaran terlanjur terjadi.
Tak hanya baligo dan spanduk Cagub incumbent yang bertebar paku dipepohonan dan disembarang tempat, ada pula atribut kampanye Cagub Jabar lain dan promosi usaha maupun produk yang ikut melanggar.
Baligo dan spanduk Cagub Jabar serta usaha swasta itu dipantek sembarang di setiap pohon yang terletak dikawasan strategis menggunakan jenis paku payung berukuran besar.
Pantauan Berita Bogor, Kamis (10/1/2013), ditemukan baligo bergambar Aher, Yance, Wawan Risdiawan, perumahan, pendaftaran kursus, dan produk dipantek sembaran di pepohonan sepanjang Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Jalan raya Bogor, Jalan Sukahati, Jalan Pajeleran, Jalan Cikaret, Jalan Baru - Yasmin, Simpang Laladon, Ciomas.
Ironisnya, alat peraga kampanye itu seolah tengah bersaing dengan promosi sebuah usaha dan produk.
Pemerhati Lingkungan, Tedja Kusumah sangat menyayangkan hal itu dilakukan oleh para tokoh - tokoh Jawa Barat yang tengah mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Jawa Barat.
Menurutnya, KPUD belum memberlakukan masa kampanye pilgub, maka hendaknya para tim sukses lebih bijak untuk menjaga ketertiban keindahan dan kenyamanan suatu kawasan.
Sehingga,akan memberikan kesan positif bagi masyarakat untuk turut mematuhi peraturan yang telah diberlakukan. (als)

Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com
Tak hanya baligo dan spanduk Cagub incumbent yang bertebar paku dipepohonan dan disembarang tempat, ada pula atribut kampanye Cagub Jabar lain dan promosi usaha maupun produk yang ikut melanggar.
Baligo dan spanduk Cagub Jabar serta usaha swasta itu dipantek sembarang di setiap pohon yang terletak dikawasan strategis menggunakan jenis paku payung berukuran besar.
Pantauan Berita Bogor, Kamis (10/1/2013), ditemukan baligo bergambar Aher, Yance, Wawan Risdiawan, perumahan, pendaftaran kursus, dan produk dipantek sembaran di pepohonan sepanjang Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Jalan raya Bogor, Jalan Sukahati, Jalan Pajeleran, Jalan Cikaret, Jalan Baru - Yasmin, Simpang Laladon, Ciomas.
Ironisnya, alat peraga kampanye itu seolah tengah bersaing dengan promosi sebuah usaha dan produk.
Pemerhati Lingkungan, Tedja Kusumah sangat menyayangkan hal itu dilakukan oleh para tokoh - tokoh Jawa Barat yang tengah mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Jawa Barat.Menurutnya, KPUD belum memberlakukan masa kampanye pilgub, maka hendaknya para tim sukses lebih bijak untuk menjaga ketertiban keindahan dan kenyamanan suatu kawasan.
Sehingga,akan memberikan kesan positif bagi masyarakat untuk turut mematuhi peraturan yang telah diberlakukan. (als)

Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com


Tidak ada komentar