Revitalisasi Pasar Cisarua Terancam Gagal
CISARUA - Rencana revitalisasi Pasar Cisarua dipastikan tertunda hingga tahun 2014 mendatang kantaran anggaran dinilai tidak cukup.
Kepala Pasar Cisarua, Daa Suryana mengelluhkan anggaran revitaisasi Pasar Cisarua yang minim. "Setelah dihitung dengan seksama anggaran Rp 10 miliar dianggap tidak cukup untuk memperbaiki jalan dan drainase yang sudah rusak berat, serta membangun ruko, los serta kios di dalam pasar," keluhnya.
Pihak PD Pasar Tohaga juga menilai alokasi anggaran dana yang disediakan Pemerintah hanya Rp 10 miliar itu dipastikan tidak akan cukup untuk membangun infrastruktur di dalam pasar.
"Untuk itu PD Pasar Tohaga kembali mengusulkan anggaran dana revitalisasi pasar Cisarua sebesar Rp 25 miliar kepada Pemerintah setempat. Kita sudah mengusulkan agar anggaran revitalisasi ditambah menjadi Rp 25 miliar dan telah disetujui pelaksanaannya pada tahun 2014,’’ ungkapnyanya.
Luas Pasar Cisarua, lanjutnya, yang diperkirakan mencapai 1,5 hektare ini berdiri 42 rumah toko (ruko) serta kios dan los yang menampung ratusan pedagang. Kondisi kios dan los itu sendiri masih tertata rapi, tapi jalanan yang rusak serta sering tergenang air membuat pasar menjadi kumuh.
"Guna menghindari kerusakan jalan yang lebih parah lagi, pihak Pasar Cisarua akan mengusulkan anggaran perbaikan infrastruktur ke Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tohaga, Kabupaten Bogor," paparnya kepada wartawan.
Tahun lalu, Bupati Bogor Rachmat Yasin mengintruksikan revitalisasi Pasar Cisarua disegerakan dengan tujuan untuk menata pasar yang sudah semakin kumuh.Termasuk untuk pelebaran jalan disekitar pasar yang selama ini menjadi salah satu biang kemacetan jalur Puncak. (cj)
Editor: Alsabili
Emai: beritabgor2002@ gmail.com


Tidak ada komentar