Satgas Pendidikan Kabupaten Bogor
CIAWI – Selama
2012 lalu belum ada korban tewas akibat tawuran pelajar, tapi ketiga
daerah ini paling rawan tawarun dan menjadi perhatian utama kami
terutama usai bubaran sekolah.
Satuan tugas (satgas) pelajar Kabupaten Bogor tuntaskan agenda 2012 dalam pembentukan tim di 40 kecamatan guna mengantisipasi kenakalan pelajar.
Sekretaris Umum Satgas Pelajar Kabupaten Bogor, Rony Kusmaya mengatakan Satgas pelajar berfungsi untuk mengantisipasi kenakalan pelajar di wilayah kabupaten Bogor.
"Sejumlah 40 kecamatan sudah terbentuk Satgas. Jumlah anggota seribu orang tersebar di setiap kecamatan terutama usai bubaran sekolah dengan dilengkapi handy talkie,” jelasnya.
Menurutnya anggota Satgas Pelajar di tingkat kabupaten terdiri dari 50 anggota, sedangkan di setiap kecamatan terdapat 16 sampai 35 anggota. “Anggota Satgas itu dari berbagai elemen masyarakat, seperti dari unsur Polri, pemerintahan, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, KNPI, aparat desa, dan komunitas mayarakat lainnya,” tambahnya.
Dia juga mengatakan, sampai saat ini Satgas Pelajar berlum memiliki payung hukum terhadap siswa, guru, dan sekolah yang terlibat tawuran. Sanksi yang dimaksud kini sedang dibahas di Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sementara tahap awal, sanksi terhadap pelajar dikembalikan kepada sekolah sesuai dengan tata tertib sekolah tersebut.
Diakuinya tingkat kenakalan pelajar belakangan ini makin tinggi terutama di pusat-pusat keramaian seperti di Jl. Raya Bogor - Jakarta, Cibinong, Jl. Raya Parung-Bogor, Parung dan perempatan Cileungsi. (ice)
foto: Pelantikan Satgas Pelajar Kecamatan Ciawi
Editor:Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com
Satuan tugas (satgas) pelajar Kabupaten Bogor tuntaskan agenda 2012 dalam pembentukan tim di 40 kecamatan guna mengantisipasi kenakalan pelajar.
Sekretaris Umum Satgas Pelajar Kabupaten Bogor, Rony Kusmaya mengatakan Satgas pelajar berfungsi untuk mengantisipasi kenakalan pelajar di wilayah kabupaten Bogor.
"Sejumlah 40 kecamatan sudah terbentuk Satgas. Jumlah anggota seribu orang tersebar di setiap kecamatan terutama usai bubaran sekolah dengan dilengkapi handy talkie,” jelasnya.
Menurutnya anggota Satgas Pelajar di tingkat kabupaten terdiri dari 50 anggota, sedangkan di setiap kecamatan terdapat 16 sampai 35 anggota. “Anggota Satgas itu dari berbagai elemen masyarakat, seperti dari unsur Polri, pemerintahan, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, KNPI, aparat desa, dan komunitas mayarakat lainnya,” tambahnya.
Dia juga mengatakan, sampai saat ini Satgas Pelajar berlum memiliki payung hukum terhadap siswa, guru, dan sekolah yang terlibat tawuran. Sanksi yang dimaksud kini sedang dibahas di Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sementara tahap awal, sanksi terhadap pelajar dikembalikan kepada sekolah sesuai dengan tata tertib sekolah tersebut.
Diakuinya tingkat kenakalan pelajar belakangan ini makin tinggi terutama di pusat-pusat keramaian seperti di Jl. Raya Bogor - Jakarta, Cibinong, Jl. Raya Parung-Bogor, Parung dan perempatan Cileungsi. (ice)
foto: Pelantikan Satgas Pelajar Kecamatan Ciawi
Editor:Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com

Tidak ada komentar