KPU Jangan Lalai Layani Kepentingan
CIBINONG - KPU mengakui masih banyak kelemahan dalam penetapan Daftar Permilih Tetap (DPT).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor gelar rapat kordinasi bersama perwakilan lima tim sukses Calon Gubernur Jawa Barat 2013, di ruang rapat Jalan Tegar beriman, Senin (18/2/2013)
Rapat ini guna memecahkan berbagai persoalan yang timbul di lapangan sejak menjelang hingga di mulainya masa kampanye. Termasuk kebijakan pelaksanaan Pilkada pada 24 Februari 2013 mendatang.
Ketua KPU Kabupaten Bogor Ahmad Fauzi meminta kepada sejumlah tim sukses untuk memberikan solusi terhadap persoalan yang mencuat ke permukaan menjelang gari pemilihan pasangan Calon Gubernur Jawa Barat 2013.
Pihaknya mengakui masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam pelayanan maupun kebijakan KPU, terutama kelemahan dalam penetapan Daftar Permilih Tetap (DPT).
Namun, dirinya berjanji akan menerima kritik konstruktif dan mengakomodir berbagai usulan dan solusi yang disampaikan sejumlah tim sukses yang hadir dalam rapat itu guna menyukseskan Pilgub Jabar.
Sementara, Ketua Panwasda Kabupaten Bogor Yana Nurheryana berjanji akan memaksimalkan pengawasan terhadap tahapan - tahapan pilgub 2013 hingga penghitungan suara nantinya menjadi lebih ketat lagi.
Terpisah, tim sukses Cagub Jabar Nomor 2, Ade Ruhendi Jaro mengatakan kelemahan ini jangan sampai terulang kembali pada Pemilihan Bupati yang akan datang.
"Saya hanya mengingatkan kepada KPU kabupaten Bogor jangan lagi lalai dalam melayani kepentingan masyarakat yang mempunyai hak pilih," katanya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat kabupaten Bogor untuk menggunakan hak pilihnya dengan cara datang ke TPS yang ditentukan. "Mari kita sukseskan Pilgub 2013 ini dan jangan Golput. Kedua langkah itu berkait erat dengan tanggung jawab kita mewujudkan suasana yang kondusif," tambahnya. (als)
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor gelar rapat kordinasi bersama perwakilan lima tim sukses Calon Gubernur Jawa Barat 2013, di ruang rapat Jalan Tegar beriman, Senin (18/2/2013)
Rapat ini guna memecahkan berbagai persoalan yang timbul di lapangan sejak menjelang hingga di mulainya masa kampanye. Termasuk kebijakan pelaksanaan Pilkada pada 24 Februari 2013 mendatang.
Ketua KPU Kabupaten Bogor Ahmad Fauzi meminta kepada sejumlah tim sukses untuk memberikan solusi terhadap persoalan yang mencuat ke permukaan menjelang gari pemilihan pasangan Calon Gubernur Jawa Barat 2013.
Pihaknya mengakui masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam pelayanan maupun kebijakan KPU, terutama kelemahan dalam penetapan Daftar Permilih Tetap (DPT).
Namun, dirinya berjanji akan menerima kritik konstruktif dan mengakomodir berbagai usulan dan solusi yang disampaikan sejumlah tim sukses yang hadir dalam rapat itu guna menyukseskan Pilgub Jabar.
Sementara, Ketua Panwasda Kabupaten Bogor Yana Nurheryana berjanji akan memaksimalkan pengawasan terhadap tahapan - tahapan pilgub 2013 hingga penghitungan suara nantinya menjadi lebih ketat lagi.
Terpisah, tim sukses Cagub Jabar Nomor 2, Ade Ruhendi Jaro mengatakan kelemahan ini jangan sampai terulang kembali pada Pemilihan Bupati yang akan datang. "Saya hanya mengingatkan kepada KPU kabupaten Bogor jangan lagi lalai dalam melayani kepentingan masyarakat yang mempunyai hak pilih," katanya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat kabupaten Bogor untuk menggunakan hak pilihnya dengan cara datang ke TPS yang ditentukan. "Mari kita sukseskan Pilgub 2013 ini dan jangan Golput. Kedua langkah itu berkait erat dengan tanggung jawab kita mewujudkan suasana yang kondusif," tambahnya. (als)
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com

Tidak ada komentar